Panen Jagung di Amarasi Selatan, Bupati Kupang Apreasiasi Kelompok Tani Nonotasi

  • 28 Mar 2026 10:59 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Yosef Lede menghadiri kegiatan panen raya jagung yang diselenggarakan oleh Kelompok Tani Nonotasi di Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Kamis 26 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut Bupati Kupang menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT yang selalu mendukung pemerintah kabupaten khususnya para kelompok tani untuk berkembang.

Ia menegaskan bahwa kehadiran tersebut menjadi bukti nyata perhatian dan keseriusan pemerintah terhadap masyarakat. Menurutnya, masyarakat juga memiliki niat dan semangat besar untuk bekerja dan berkembang.

“Wilayah ini sebenarnya adalah wilayah peternakan. Kita punya potensi besar, seperti lamtoro yang melimpah untuk pakan ternak, namun jumlah sapi kita masih kurang. Ini menjadi peluang yang harus kita manfaatkan bersama,” ujarnya

Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa lahan yang ada kini mulai dimanfaatkan untuk penanaman jagung. Dengan dukungan alat dan sarana dari pemerintah, masyarakat optimis dapat meningkatkan hasil produksi.

“Kalau kita kasi alat pertanian ada hasil, besok masyarakat butuh apa saja untuk mendukung produksi, kita siap berikan. Artinya, masyarakat kita punya kemauan untuk bekerja, khususnya dalam menyukseskan program ketahanan pangan,” ujarnya.

Yosef turut mengapresiasi semangat kelompok tani Nonotasi yang berjumlah sekitar 200 orang, serta meminta agar koordinasi dengan Bulog terus diperkuat. “Ibu Kadis Pertanian dapat berkoordinasi dengan Bulog, sehingga hasil panen masyarakat bisa diserap dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah pusat, yakni Rp.6.400 per kilogram dengan kadar air 14 persen,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa di Amarasi Selatan saat ini sudah terdapat sekitar 140 hektar lahan yang ditanami jagung.

“Kepada Bapak/Ibu, tidak perlu khawatir. Silakan tanam sebanyak-banyaknya. Tugas kami adalah mendampingi melalui penyuluh pertanian serta menyediakan alat dan mesin pertanian,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Yos Lede menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Gubernur NTT terhadap upaya masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan daerah. Dalam sesi dialog, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Monico Tnunay menyampaikan kondisi pertanian yang masih bergantung pada curah hujan.

“Kami saat ini menanam di lahan kering tadah hujan. Untuk itu, kami berharap adanya bantuan pembangunan satu embung mini. Lahan untuk pembangunan embung tersebut sudah kami siapkan,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kupang menyatakan siap membantu, dengan syarat lahan bukan kawasan hutan, dan memastikan minggu depan alat berat akan diturunkan untuk pembangunan embung. Tahap awal panen ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mendorong kesejahteraan petani di wilayah kabupaten Kupang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....