Dukung Sentra Ternak, Bulog NTT Serap 2.330 Ton Jagung dari Petani Lokal
- 30 Jul 2026 10:07 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur mencatat penyerapan jagung dari petani lokal sebanyak 2.330 ton untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. "Hingga saat ini, Bulog NTT mencatatkan penyerapan jagung hasil panen petani lokal sebanyak 2.330 ton, yang dialokasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak," kata Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K.Kanam di Kupang, Rabu 28 Juli 2026.
Menurut Arrahim, penyerapan ini sebagai komitmen dalam mendampingi petani lokal untuk memperkuat sektor peternakan daerah, menjaga kepastian pasar, serta harga di tingkat petani. Selain itu, mengoptimalkan potensi besar wilayah NTT sebagai salah satu lumbung jagung dan sentra peternakan nasional.
Pinwil Arrahim K. Kanam menjelaskan bahwa, penyerapan hasil panen jagung secara langsung dari petani lokal memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.
Selain mengamankan tingkat penjualan dan pendapatan petani, program ini juga menjamin ketersediaan bahan baku pakan ternak yang terjangkau bagi para peternak di NTT. "Penyerapan jagung ini merupakan komitmen kami untuk hadir langsung membantu petani NTT agar hasil panen mereka terserap dengan harga yang baik dan kompetitif," ujarnya.
Penyerapan ini ditujukan untuk pakan ternak. Sebab, rantai pasok jagung tersebut sangat vital untuk mendukung industri peternakan lokal yang menjadi salah satu potensi unggulan di NTT.
Arrahim menuturkan, wilayah NTT memiliki potensi lahan dan komoditas jagung yang sangat melimpah. Dengan penyerapan yang konsisten dari Bulog, diharapkan para petani semakin bersemangat untuk meningkatkan produktivitas lahannya tanpa rasa cemas terkait pemasaran hasil panen.
Ia mengungkapkan bahwa, ke kepan Perum Bulog Kanwil NTT akan terus membuka sinergi dengan Pemerintah Daerah, kelompok tani, dan pemangku kepentingan sektor peternakan untuk memperluas jangkauan penyerapan jagung. Tujuannya, mendorong kemandirian pangan serta kesejahteraan petani di seluruh pelosok NTT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....