Warga Blokir Akses Jalan Menuju Bendungan Tilong

  • 11 Feb 2026 14:46 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang- Tokoh masyarakat Dusun 5 Oehau, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang menyampaikan bahwa keresahan warga terkait kondisi akses jalan menuju Bendungan Tilong telah berlangsung cukup lama.

“Kami merasa aspirasi kami belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait, terutama menyangkut kondisi jalan yang dinilai memprihatinkan serta dampaknya terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari, Keresahan ini bukan baru terjadi sekarang. Sudah cukup lama masyarakat mengeluhkan kondisi yang ada, tetapi belum ada tindak lanjut yang jelas,” ucap Jemmy Tokoh masyarakat Desa Noelbaki saat di temui RRI.CO.ID, selasa,(10/2/2026)

Akses jalan tersebut merupakan jalur penting yang digunakan warga untuk berbagai kepentingan, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kebutuhan sosial lainnya. Namun, kondisi jalan yang rusak dan minim perhatian dinilai semakin menyulitkan masyarakat. Karena belum adanya solusi konkret, warga Dusun 5 Oehau akhirnya sepakat melakukan pemblokiran sementara terhadap akses jalan menuju Bendungan Tilong sebagai bentuk protes. Aksi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menarik perhatian pemerintah dan pihak terkait agar segera mengambil langkah penanganan.

“Kami sepakat melakukan pemblokiran sementara. Ini bentuk protes kami agar ada perhatian serius. Kami tidak ingin berlarut-larut, tapi kami juga butuh kepastian,”ucap Jemmy.

Meski demikian, ia memastikan bahwa aksi yang dilakukan warga berlangsung secara tertib dan tetap mengedepankan situasi yang kondusif. Warga berharap langkah tersebut dapat membuka ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah guna mencari solusi bersama. Sejumlah warga mengaku terdampak secara langsung akibat kondisi jalan yang tidak memadai. Selain menghambat mobilitas, kerusakan jalan juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna, terutama saat musim hujan. Bendungan Tilong sendiri merupakan salah satu infrastruktur vital di wilayah tersebut yang memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan air dan aktivitas masyarakat sekitar. Karena itu, akses menuju lokasi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian khusus. Warga berharap pemerintah daerah segera turun langsung meninjau kondisi di lapangan serta memberikan kepastian terkait rencana perbaikan atau penanganan jalan. Mereka juga membuka diri untuk berdialog demi tercapainya solusi yang tidak merugikan semua pihak. (Andry/Ady)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....