Bupati Kupang Ajak GMIT Perkuat Pembangunan Masyarakat
- 22 Jan 2026 10:30 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Bupati Kupang, Yosef Lede, mengajak Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kupang dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Pembukaan Sidang Klasis Fatuleu Timur ke-XIV Tahun 2026 yang berlangsung di Gereja GMIT Betel Nunasi, Desa Tanini, Kecamatan Takari, Minggu (18/1)/2026.
Pembukaan Sidang Klasis dirangkai dalam ibadah Minggu sekaligus peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Gereja GMIT Betel Nunasi. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Kupang Yosef Lede, Ketua Sinode GMIT Pendeta Semuel Pandie, serta anggota DPRD Kabupaten Kupang, Habel Mbate.
Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dan gereja di tengah masyarakat harus membawa dampak nyata dan positif. Menurutnya, sinergi yang baik antara program pembangunan pemerintah dan pelayanan gereja akan mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk jemaat GMIT.
Ia mengakui bahwa isu efisiensi anggaran berpotensi memengaruhi pelayanan pemerintah kepada masyarakat, termasuk jemaat GMIT. Namun demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meminimalkan dampak tersebut.
Bupati juga meminta dukungan GMIT untuk bersama-sama memotivasi masyarakat agar memanfaatkan potensi daerah, khususnya di sektor pertanian. Yosef Lede mengungkapkan sejumlah program strategis yang sedang dan akan dijalankan pemerintah daerah, di antaranya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat, pengembangan 700 hektare tanaman jambu mete di wilayah potensial seperti Fatuleu, Takari, dan Amfoang, serta rencana pengadaan satu juta pohon kopi dan jeruk.
Sementara itu, Ketua Sinode GMIT, Pendeta Semuel Pandie, dalam suara gembalanya menekankan bahwa setiap persidangan gerejawi pada hakikatnya adalah ibadah. Oleh karena itu, ia berharap Sidang Klasis Fatuleu Timur ke-XIV dapat berlangsung dalam relasi yang baik dengan Tuhan dan antar sesama peserta sidang, sehingga menghasilkan keputusan-keputusan yang bermutu dan berdampak pada peningkatan pelayanan gereja.
Sidang Klasis tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, Camat Takari, Ketua Majelis Klasis Fatuleu Timur, para pendeta se-Klasis Fatuleu Timur, serta warga jemaat setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....