Idul Fitri Jadi Momentum Perubahan Warga Binaan Lapas Ba’a

  • 23 Mar 2026 14:41 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum refleksi bagi warga binaan Lapas Kelas III Ba’a. Sebanyak 15 orang menerima remisi khusus sebagai simbol perubahan diri.

Kegiatan penyerahan remisi berlangsung di Aula Lapas Kelas III Ba’a pada Sabtu 21 Maret 2026. Suasana berlangsung khidmat dan penuh makna bagi seluruh warga binaan.

Remisi diberikan kepada warga binaan yang dinilai berkelakuan baik selama menjalani pembinaan. Mereka juga aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang diselenggarakan lapas.

“Remisi ini adalah bentuk penghargaan bagi warga binaan yang menunjukkan perubahan positif,” ucap Kepala Lapas Kelas III Ba'a, Hariyadi N Maikameng.

Dari total penerima, sebagian besar mendapatkan pengurangan masa pidana satu bulan. Sementara lainnya menerima remisi selama 15 hari sesuai ketentuan.

Momentum Idul Fitri dimaknai sebagai kesempatan memperbaiki diri dan memperkuat nilai spiritual. Warga binaan diajak menjadikan hari raya sebagai titik awal kehidupan baru.

“Ini momentum yang sangat bermakna untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup,” ujar Hariyadi N Maikameng.

Kepala Lapas mengaku bangga terhadap semangat perubahan yang ditunjukkan para warga binaan. Ia melihat adanya peningkatan kesadaran dalam menjalani proses pembinaan.

Selain itu, dukungan petugas pemasyarakatan turut berperan dalam proses tersebut. Program pembinaan berjalan secara konsisten dan profesional.

“Semoga ini menjadi langkah awal kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” kata Hariyadi N Maikameng.

Pemberian remisi juga diharapkan mendorong warga binaan lain untuk berbenah diri. Dengan demikian, pembinaan di dalam lapas dapat berjalan lebih efektif.

Idul Fitri pun menjadi simbol harapan baru bagi warga binaan. Harapan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. (LA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....