Kalapas Waikabubak Buka Puasa Bersama Kemenag Sumba Barat

  • 27 Feb 2026 12:52 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba : Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Waikabubak menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berkolaborasi dengan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Sumba Barat. Kegiatan bertajuk “Menjemput Rahmat, Menggapai Ampunan” tersebut dilaksanakan pada Kamis (26/02/2026) sebagai bagian dari rangkaian pembinaan di bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi seluruh jajaran serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam. Suasana kebersamaan tampak begitu kental sejak awal hingga akhir acara, mencerminkan semangat persaudaraan di lingkungan lapas.

Kepala Lapas Waikabubak, L. Soelistyoadi, turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan bersama para pegawai dan WBP. Acara diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh Muhammad Fauzi, S.Pd., yang mengajak seluruh peserta untuk memaknai Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebajikan.

Selanjutnya, sambutan dan penguatan rohani diberikan oleh Ambu Dale, S.Ag., selaku Kepala Seksi Pendidikan dan Bimas Islam.

Menjelang waktu berbuka puasa, doa dipimpin oleh Hasan Zainuddin Kaetey, S.Sy., yang memohon keberkahan, rahmat, dan ampunan Allah SWT bagi seluruh jajaran serta WBP Lapas Waikabubak.

Dalam kesempatan tersebut, L. Soelistyoadi menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana pembinaan spiritual yang mampu memperkuat karakter dan moral. Ia berharap momentum Ramadan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas diri, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan introspeksi diri diharapkan semakin tumbuh di lingkungan Lapas Waikabubak. Sinergi antara Lapas dan Kementerian Agama Kabupaten Sumba Barat pun menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung pembinaan kepribadian berbasis keagamaan secara berkelanjutan. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....