Kejurda Atletik NTT 2026 Jadi Ajang Penjaringan Atlet menuju PON XXII 2028
- 15 Agt 2026 08:34 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kontingen Kabupaten Sumba Barat Daya sukses keluar sebagai juara umum Kejuaraan Daerah Atletik Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 Piala Wali Kota Kupang, yang berlangsung di Stadion Oepoi, Kota Kupang, 12-14 Agustus. Ajang ini tak hanya menjadi panggung pembuktian prestasi atlet daerah, tetapi juga menjadi wadah penjaringan bibit atlet potensial NTT untuk dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk PON XXII Tahun 2028 NTT-NTB-DKI Jakarta.
Ketua Umum Pengurus Provinsi PASI NTT, Ir. Theodorus Widodo menyampaikan apresiasi kepada Pengurus PASI Kota Kupang yang bersedia menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah Atletik Provinsi Nusa Tenggara Timur 2026 Piala Wali Kota Kupang. Menurut Theo Widodo, Kejuaraan Atletik yang melibatkan 13 Kabupaten-Kota se-Nusa Tenggara Timur merupakan wadah strategis untuk mempersiapkan atlet mengikuti berbagai even nasional, baik kejurnas hingga PON Tahun 2028.
Sementara berkaitan dengan tuan rumah Kejurda berikutnya, Ketum PASI NTT merencanakan akan bergilir dari Pulau ke Pulau yakni, Flores, dan Sumba, maupun daerah lainnya. “Yang pasti pembinaan terus berjalan salah satu contohnya adalah kejurda ini yah, di masa sulit seperti ini kita masih menyelenggarakan kejurda,” kata theo widodo.
“Para juara dari kejurda ini yang memenuhi kriteria lolos kejurnas itu kita akan kirim. Ada aturannya dan ini merupakan satu bonus tambahan buat kontingen yang atletnya itu meraih prestasi dan memenuhi kriteria untuk kita persiapkan ke even lanjutan,” ujar Ketua Pengpro Pasi NTT, Theo Widodo.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Marthin Alan Girsang menyampaikan terimakasih kepada Pengurus Provinsi PASI NTT yang menaruh kepercayaan kepada PASI Kota Kupang menyelenggarakan Kejurda Atletik 2026. Menurutnya kejuaraan daerah atletik inimerupakan pemanasan persiapan atlet menghadapi tuan rumah PON Tahun 2028. “Kejurda yang berlangsung di Kota Kupang ini merupakan ajang pemanasan bagi kita dalam rangka menyambut PON Tahun 2028 nantinya,” tutur Alan Girsang.
“Pemerintah Kota Kupang melalui Pasi Kota kita siapkan anggaran, kita sering dana dengan pengurus provinsi PASI NTT dan Pasi Kota Kupang. Jadi bagaimana pun kami Pemerintah Kota Kupang harus bertanggungjawab terhadap even ini karena tuann rumahnya ada di Kota Kupang,” kata Kadispora Kota Kupang.
Mewakilia Pengurus PASI Kota Kupang, Eduard Penu Weo menyampaikan apresiasi kepada Pengurus PASI NTT dan Pemerintah Kota Kupang, yang memberi ruang kepada PASI Kabupaten-Kota mengasah kemampuan atlet-atlet di daerah dalam berbagai keterbatasan anggaran, menggelar Kejuaraan Daerah Atletik. Ia berharap, even tersebut menumbuhkan semangat Pelatih dan Pengurus di daerah terus mempersiapkan atlet menghadapi PON Tahun 2028.
“Tentunya harapan kami ya, even-even berikutnya kita harus ke daerah, supaya daerah-daerah pola pembinaannya bisa berjalan. Karena atletik inikan olahraga masyarakat yang tidak membutuhkan biaya besar, dan hanya modal sepatu saja, atlet sudah sudah bisa berlomba dengan baik,” ucap Edu Penu Weo.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana David Ratu Here menyampaikan, para atlet yang meraih prestasi di kejuaraan daerah Atletik 2026 Piala Walikota Kupang akan dipersiapkan mengikuti even nasional termasuk persiapan PON Tahun 2028. “Atlet yang meraih prestasi ini tentunya akan menjadi catatan pengurus untuk dipersiapkan berlomba di tingkat nasional, regional, teristimewa persiapan untuk tuan rumah PON ke-22 Tahun 2028 nanti,” kata David Here.
Perolehan medali enam besar dari 13 kontingen yang mengikuti Kejuaraan Daerah Atletik Provinsi Nusa Tenggara Timur 2026 Piala Wali Kota Kupang adalah, peringat pertama diraih kontingen Kabupaten Sumba Barat Daya dengan hasil 23 medali emas, 9 perak, 2 perunggu. Peringkat kedua Kota Kupang dengan hasil 15 keping medali emas, 20 medali perak, dan 17 medali perunggu.
Peringkat ketiga Sumba Timur 8 medali emas, 7 medali perak, dan 9 medali perunggu. Ngada 6 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu. Sabu Raijua 3 medali emas, 9 medali perak, dan 9 medali perunggu.
Manggarai Barat, 1 medali emas, 4 perak, enam perunggu. Rote Ndao, 1 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu.
Kabupaten TTU, sat medali emas, TTS, enam medali perak dan 6 medali perunggu. Sumba Tengah 1 medali perak, Ende 4 medali perunggu, dan Sumba Barat 2 medali perunggu.
Nomor-nomor yang diperlombakan ada sejumlah kategori yakni, U-16, U-18, U-20, dan senior, semua nomor lapangan dan lintasan. Jumlah peserta sebanyak 129 atlet dari 13 Kabupaten-Kota se-Nusa Tenggara Timur. (at)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....