Pengprov Cricket NTT Jadikan Kota Kupang Barometer Prestasi Atlet
- 20 Jul 2026 11:13 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pengurus Provinsi Cricket Nusa Tenggara Timur akan menjadikan Cricket Kota Kupang sebagai pusat sekaligus barometer perkembangan olahraga cricket di NTT. Langkah ini diharapkan menjadikan Kota Kupang sebagai embrio lahirnya atlet-atlet potensial serta laboratorium pembinaan cricket untuk masa depan.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia Nusa Tenggara Timur, Dr. Inche Sayuna pada acara penutupan Sosialisasi Olahraga Cricket kepada Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) se-Kota Kupang, Sabtu, 18 Juli 2026. Inche Sayuna berharap, melalui sosialisasi dimaksud, para Guru PJOK mulai memperkenalkan cabang olahraga cricket kepada siswa-siswi didik di sekolahnya masing-masing.
Ia juga mendorong Penguruc PCI Kota Kupang membuat liga, sehingga hasil pembinaan ada wadah uji cobanya. Karena tanpa wadah yang pasti maka sulit mengukur prestasi atlet-atlet kita berlatih.
“Saya sungguh berharap agar setelah teman-teman PJOK ini dilatih, segera mempopulerkan cricket di sekolah-sekolah. Bahkan Kota Kupang harus punya liga sendiri,” kata Inche Sayuna.
“Jadi tidak tergantung dari PCI Provinsi mau bikin (buat) apa, tetapi bikin liga sendiri. Liga sendiri itu artinya bahwa setiap tahun itu harus rutin dilakukan olahraga pertandingan cricket, dan nanti kami akan laporkan ke dewan cricket dunia dan dewan cricket Indonesia untuk mendapatkan sponsor tetapi dari cricket Indonesia, dan juga cricket dunia,” ujar Inche sayuna.

Menanggapi perminataan tersebut, Wakil Wali Kota Serena C. Francis, S.Sos.,M.Sc selaku Ketua Umum PCI Kota Kupang mengatakan komitmennya mengembangkan olahraga cricket di Kota Kupang sebagai barometer dan embrio lahirnya atlet-atlet berprestasi. Ia meminta semua Guru PJOK mendukung dan memperkenalkan cabang olahraga Cricket yang saat ini terus berkembang baik, dan menjadi satu-satunya cabor super prioritas di Koni Nusa Tenggara Timur.
“Cricket ini juga nanti pada bulan September itu akan masuk dalam kejuaraan Popda, dan kita akan masuk PON juga yang merupakan tuan rumah yah. Jadi besar harapan kami pengurus cricket Kota Kupang dan NTT, dan saya sebagai wakil wali kota kupang, dan pa wali kota, besar harapan kami untuk seluruh bapak, ibu guru PJOK Kota Kupang bisa memperkenalkan olahraga ini untuk kepentingan anak-anak sekolah khususnya,” kata Serena Francis.
Frengky Amalo selaku Pengurus PCI Kota Kupang dan Panitia Penyelenggara Sosialisasi Olahraga Cricket kepada Guru PJOK se-Kota Kupang menyampaikan bahwa, sebanyak 59 Guru PJOK dari berbagai jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA-SMK sangat antusias mengikuti sosialisasi tersebut, dimana bukan saja pemaparan teori, tetapi langsung dipraktekkan di GOR Futsal Oepoi Kupang, bersama Instruktur professional. PCI Kota Kupang mengharapkan dukungan penuh PCI NTT, agar pengembangan olahraga cricket berkembang sesuai target yakni, menjadi barometer dan embrio lahirnya prestasi atlet. (at)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....