Ditjenpas NTT Tinjau Pembangunan Dapur MBG di Lapas Kelas IIA Waingapu

  • 25 Mei 2026 10:11 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang-Upaya dan komitmen dalam mendukung program prioritas nasional, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Ketut Akbar Herry Achjar, melakukan pemantauan langsung terhadap progres pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lapas Kelas IIA Waingapu, Minggu 24 Mei 2026.

Peninjauan tersebut juga dilakukan meski di hari libur sebagai bentuk keseriusan Kanwil Ditjenpas NTT dalam memastikan dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan berjalan optimal di seluruh satuan kerja pemasyarakatan.

Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil Ditjenpas NTT meninjau langsung perkembangan pembangunan dapur MBG yang dipersiapkan sebagai sarana pendukung penyediaan makanan sehat. Selain itu, memperkuat kualitas pelayanan pemasyarakatan.

Program ini juga memiliki nilai strategis dalam aspek pembinaan warga binaan. Kehadiran dapur MBG di lingkungan lapas dinilai memberikan manfaat ganda, yakni mendukung penyediaan makanan sehat sekaligus menjadi sarana pemberdayaan dan pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Melalui program tersebut, warga binaan nantinya dapat dilibatkan dalam pengelolaan dapur serta memperoleh pelatihan keterampilan tata boga sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Pendekatan ini dinilai penting karena pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga pada upaya membangun kemampuan, kedisiplinan, dan kesiapan sosial warga binaan agar dapat kembali produktif setelah menjalani masa pidana.

Kakanwil Akbar menegaskan bahwa pemasyarakatan harus mampu menghadirkan program yang berdampak nyata, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga mendukung agenda pembangunan nasional yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara luas.

"Program MBG di lingkungan pemasyarakatan bukan sekadar menghadirkan makanan bergizi, tetapi juga membangun keterampilan, disiplin, dan harapan baru bagi warga binaan agar siap kembali sebagai bagian dari masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan mengaku senang dan termotivasi dengan adanya program tersebut. Menurutnya, keterlibatan dalam program dapur MBG menjadi pengalaman baru yang memberi harapan untuk masa depan. “Kami merasa dihargai karena diberi kesempatan belajar dan dipercaya ikut dalam kegiatan yang bermanfaat. Semoga ilmu yang didapat nanti bisa jadi bekal saat kembali ke keluarga dan masyarakat,” ujar salah satu WBP.

Melalui pembangunan dapur MBG ini, Kanwil Ditjenpas NTT berharap sinergi antara pembinaan, pelayanan, dan dukungan terhadap program pemerintah dapat berjalan beriringan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....