Pasca Purna Tugas Jokowi Dikabarkan Kembali ke NTT
- 26 Jul 2026 17:06 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, dikabarkan akan kembali mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Timur Jumat, 31 Juli 2026. Ini menjadi kunjungan pertamanya ke NTT setelah purna tugas sebagai kepala negara.
Mantan orang nomor satu di Indonesia itu dijadwalkan mendarat di Kota Kupang. Rencananya, Jokowi tidak hanya menyapa warga di pusat kota, tetapi juga mengunjungi kawasan Pantai Air Cina, Pantai Tablolong, di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.
Hal itu disampaikan Irjan Buu, pemilik kanal YouTube MosatoTV, yang akrab disapa Irjan Mosato. Ia baru bertemu Jokowi di kediamannya di Solo, Surakarta, bersama Ketua Relawan Kuncen RJ2 NTT, Utje Gustaaf Patty, dan kader PSI, Gregorius Upi Deo.
"Beliau menyampaikan ke NTT ini bukan sekadar berkunjung, melainkan pulang kampung. Selama memimpin, beliau sudah menapakkan kaki ke seluruh 22 kabupaten/kota di NTT. Tidak ada satu pun yang terlewatkan," kata Irjan kepada Sabtu wartawan Sabtu 25 Juli 2026.
Menurut Irjan, relawan RJ2 NTT bersama elemen masyarakat lain telah mempersiapkan penyambutan.
Patung dan Tujuh Bendungan Jadi Bukti Kedekatan
Kedekatan Jokowi dengan masyarakat NTT juga ditandai dengan dibangunnya patung dirinya di kawasan Gunung Sunu, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Patung itu menjadi simbol terima kasih warga atas perhatian selama 10 tahun kepemimpinan Jokowi.
Tokoh muda Pemuda Katolik Kota Kupang, Ardi Leo Du, menyebut kehadiran Jokowi mengobati kerinduan masyarakat. "Kehadiran beliau sungguh mengobati kerinduan kita. Bagi masyarakat NTT, Pak Jokowi adalah representasi nyata harapan rakyat kecil. Dua kali Pilpres suaranya di NTT menang terbanyak. Itu murni dari hati nurani rakyat," ujar Ardi.
Ia menilai, kebiasaan Jokowi turun langsung ke lapangan bersama petani dan nelayan membuat namanya terukir di hati warga. Warisan terbesarnya bagi NTT adalah pembangunan 7 bendungan strategis nasional.
Ketujuh bendungan itu adalah Bendungan Raknamo di Kupang yang diresmikan 2018, Rotiklot di Belu 2019, Napun Gete di Sikka 2021, dan Temef di TTS senilai Rp2,7 triliun yang diresmikan Oktober 2024. Tiga lainnya yakni Mbay/Lambo di Nagekeo, Manikin di Kupang, dan Kolhua di Kota Kupang.
"Dulu NTT identik dengan kekeringan. Kini harapan untuk panen berkelanjutan dan air sepanjang tahun semakin nyata karena bendungan-bendungan ini," kata Ardi.
Hingga berita ini diturunkan, ribuan relawan dan elemen masyarakat terus mematangkan persiapan penyambutan. Jadwal lengkap kegiatan Jokowi di NTT dijanjikan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....