Rutan SoE Libatkan 35 Tenaga Medis dalam CKG dan Skrining TBC
- 03 Okt 2026 18:14 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Puskesmas Kota SoE menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC), Rabu, 30 September 2026. Kegiatan tersebut melibatkan 35 tenaga kesehatan untuk memberikan layanan pemeriksaan kepada petugas dan Warga Binaan.
Kegiatan yang berlangsung di Emper Gereja Musafir Rutan SoE tersebut diikuti 220 peserta, terdiri dari 60 petugas dan 160 Warga Binaan. Puluhan tenaga kesehatan yang terlibat berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, Puskesmas Kota SoE, serta petugas kesehatan Rutan SoE.
Kepala Rutan Kelas IIB SoE, Muhamad Nurzaman, mengatakan keterlibatan tenaga kesehatan dari berbagai unsur menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pemeriksaan secara menyeluruh. “Melalui kegiatan CKG dan skrining TBC ini, kita ingin memastikan kondisi kesehatan petugas dan Warga Binaan dapat diketahui sejak dini. Kami berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten TTS dan Puskesmas Kota SoE yang telah mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di Rutan SoE,” ujar Nurzaman.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan untuk memantau kondisi kesehatan warga binaan maupun petugas sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Rutan yang sehat. Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan melakukan berbagai pemeriksaan, mulai dari asesmen skrining awal, pemeriksaan tanda-tanda vital, riwayat kesehatan, pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat.
Khusus dalam skrining TBC, peserta juga mendapatkan pemeriksaan rontgen dada menggunakan rontgen thorax. Pemeriksaan tersebut menjadi salah satu upaya deteksi dini terhadap kemungkinan adanya masalah kesehatan pada saluran pernapasan.
Selain CKG dan skrining TBC, tenaga kesehatan turut melakukan pemeriksaan triple elimination yang meliputi HIV, sifilis, dan Hepatitis. Peserta yang membutuhkan penanganan juga mendapatkan obat-obatan serta edukasi kesehatan dari tenaga medis.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, Nahad S. E. Baunsele, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk memperluas akses pemeriksaan sekaligus memastikan adanya tindak lanjut apabila ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan. “Pemeriksaan seperti ini penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak awal. Apabila ditemukan hasil yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, akan dilakukan tindak lanjut melalui pemeriksaan dokter, pemberian terapi, maupun penanganan sesuai dengan kondisi masing-masing,” ucap Nahad.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan terdapat 3 peserta terduga sifilis dan 8 peserta terduga Hepatitis. Terhadap hasil tersebut akan dilakukan pemeriksaan dan tindak lanjut medis sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten TTS serta Kepala Puskesmas Kota SoE. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan adanya sinergi dalam mendukung pemenuhan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai unsur, Rutan SoE terus berupaya memperkuat layanan kesehatan bagi petugas dan Warga Binaan. Kegiatan CKG dan skrining TBC diharapkan dapat mendukung deteksi dini, pemantauan kondisi kesehatan, serta tindak lanjut medis secara berkesinambungan di lingkungan Rutan. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....