Tren Fitness 2026: Hybrid Training Makin Diminati

  • 22 Jun 2026 07:49 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Dunia kebugaran terus mengalami perubahan seiring berkembangnya teknologi dan gaya hidup masyarakat modern. Memasuki tahun 2026, hybrid training atau metode latihan gabungan antara workout di gym dan latihan mandiri di rumah menjadi salah satu tren yang paling diminati, terutama di kalangan anak muda dan pekerja aktif.

Hybrid training dianggap lebih fleksibel karena memungkinkan seseorang tetap menjaga kebugaran tanpa harus selalu bergantung pada fasilitas gym. Kombinasi latihan beban, cardio, serta latihan berbasis aplikasi digital membuat metode ini semakin mudah diakses oleh berbagai kalangan.

Pelatih kebugaran menyebutkan bahwa perubahan pola kerja dan aktivitas harian menjadi salah satu faktor utama meningkatnya tren ini. Banyak orang kini memilih sistem latihan yang bisa disesuaikan dengan waktu dan kondisi masing-masing.

Selain itu, perkembangan aplikasi fitness dan video latihan online juga ikut mendorong popularitas hybrid training. Pengguna dapat mengikuti program latihan terstruktur dari rumah, lalu melanjutkannya di gym untuk latihan beban yang lebih intens.

Dari sisi kesehatan, metode ini dinilai efektif untuk menjaga konsistensi latihan. Namun, para ahli tetap mengingatkan pentingnya pengawasan program agar hasil latihan tetap optimal dan terhindar dari cedera.

Dikutip dari American College of Sports Medicine (ACSM), dalam laporan tren kebugaran global disebutkan bahwa model latihan yang menggabungkan fleksibilitas digital dan latihan langsung di fasilitas kebugaran semakin menjadi pilihan utama masyarakat modern karena lebih adaptif terhadap gaya hidup yang sibuk.

Sejumlah pengamat fitness menilai bahwa tren hybrid training diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan fisik dan mental di tengah ritme kehidupan yang semakin cepat. (TT)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....