Stigma TBC Jadi Tantangan Besar di Sumba Barat

  • 29 Apr 2026 19:49 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba – Upaya penanggulangan penyakit TBC di Kabupaten Sumba Barat masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam mengubah stigma masyarakat terhadap penderita penyakit tersebut.

Dalam dialog “Sumba Menyapa” Pro 1 RRI Sumba, pada Rabu, 29 April 2026 Pengelola TBC Kabupaten Sumba Barat, Iin Nurvikarifah, S.Kep., Ns mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang menganggap TBC sebagai penyakit memalukan.

Akibat stigma tersebut, tidak sedikit penderita yang enggan memeriksakan diri atau menghentikan pengobatan di tengah jalan karena takut dikucilkan oleh lingkungan sekitar.

Padahal, TBC merupakan penyakit yang bisa disembuhkan jika pasien menjalani pengobatan secara rutin selama enam bulan hingga tuntas sesuai anjuran tenaga medis.

Iin juga menjelaskan bahwa pengobatan untuk penderita TBC yang dilakukan gratis dan akan ada pendampingan dari tenaga medis.

Program ATM (AIDS, TBC, dan Malaria) terus digencarkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa penyakit ini tidak perlu ditakuti, melainkan harus ditangani bersama secara terbuka.

Dengan edukasi yang berkelanjutan dan dukungan semua pihak, diharapkan stigma terhadap TBC dapat perlahan hilang, sehingga masyarakat lebih berani untuk memeriksakan diri dan menjalani pengobatan secara tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....