Pemprov NTT Perkuat Persiapan Calon Peserta Sekolah Kedinasan
- 17 Sep 2026 12:38 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyiapkan pendampingan bagi generasi muda NTT yang berminat mengikuti seleksi sekolah kedinasan. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu calon peserta mempersiapkan diri lebih awal, terarah, dan konsisten menghadapi rangkaian tahapan seleksi.
Penelaah Teknis Kebijakan BKD Provinsi NTT, Petrus Catalino Orlando Kadimas, S.IP, dalam Dialog Kupang Siang di Pro 1 RRI Kupang mengatakan persiapan sejak dini menjadi salah satu kunci penting bagi peserta. Menurutnya, calon peserta tidak cukup hanya mengandalkan informasi menjelang pendaftaran, tetapi perlu memahami persyaratan, materi ujian, strategi mengerjakan soal, serta mempersiapkan kondisi fisik dan mental.
Sebagai bentuk dukungan, BKD NTT mengembangkan aplikasi simulasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis komputer. Aplikasi tersebut dirancang menyerupai pelaksanaan tes sebenarnya, lengkap dengan soal, batas waktu, hasil nilai, pembahasan, serta rekam perkembangan peserta. Melalui simulasi ini, peserta dapat mengetahui materi yang menjadi kekuatan maupun kelemahan sehingga pola belajar dapat disusun lebih terarah.
Orlando menjelaskan pendampingan pemerintah tidak berhenti pada latihan SKD. Khusus peserta seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), BKD NTT berencana mendampingi peserta melalui berbagai tahapan seleksi hingga persiapan menuju kampus IPDN di Jatinangor. Ia juga mengingatkan bahwa seleksi tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan bahasa Inggris, kesehatan, psikologi, integritas, dan ketahanan mental.
Dukungan orang tua juga dinilai memiliki peran penting. Orang tua diharapkan mulai mengenalkan sekolah kedinasan kepada anak sejak duduk di kelas 12 dan membantu menyediakan waktu untuk belajar serta mempersiapkan kondisi fisik dan kesehatan. Persiapan selama sekitar satu tahun dinilai memberi kesempatan bagi calon peserta untuk mengetahui dan memperbaiki kekurangan sebelum menghadapi seleksi.
Sekolah pun didorong ikut mengambil bagian dengan memberikan informasi, mengarahkan siswa yang memiliki minat dan potensi, serta berkoordinasi dengan pemerintah. Hasil simulasi yang dilakukan melalui program BKD dapat menjadi gambaran awal bagi sekolah mengenai kemampuan siswa sekaligus membantu menentukan materi yang perlu mendapat perhatian lebih. Pendampingan bersama antara peserta, orang tua, sekolah, dan pemerintah diharapkan membentuk proses persiapan yang lebih terstruktur.
Orlando menegaskan fasilitas pendampingan yang disiapkan Pemprov NTT diberikan secara gratis dan bukan merupakan jaminan kelulusan. Ia mengingatkan calon peserta agar hanya mengikuti informasi resmi dari kementerian terkait dan BKD NTT serta tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan. “Jangan takut bermimpi,” pesannya, seraya mengajak generasi muda NTT belajar dan berlatih secara konsisten untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi dan, khususnya bagi calon praja IPDN, kelak kembali mengabdi serta membangun daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....