Seni Ukir Daun, Kreativitas yang Lahir dari Alam
- 23 Jul 2026 13:41 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang- Seniman muda Saka Putra Duka memanfaatkan media daun gugur sebagai sarana ekspresi seni ukir wajah (leaf carving art). Karya seni tersebut memadukan ketelitian tinggi dengan nilai filosofi kecintaan terhadap alam sekitar.
Saka mengungkapkan bahwa pemilihan media daun memiliki makna mendalam bagi perjalanan hidup manusia. Daun dinilai sebagai simbol siklus kehidupan yang terus berputar.
"Daun adalah simbol kehidupan. Daun tumbuh, gugur, lalu lahir kembali menjadi sebuah karya seni," ujarnya dalam dialog Teras UMKM RRI Pro 4 Kupang, Rabu 22 Juli 2026.
Proses pembuatan seni ukir daun membutuhkan tingkat kesabaran dan ketelitian ekstra. Kesalahan kecil saat mengukir pola menggunakan pisau cutting dapat menyebabkan media daun sobek dan tidak dapat digunakan lagi.
Karya seni ukir daun memiliki daya tahan hingga bertahun-tahun apabila disimpan dengan benar di dalam bingkai tertutup. Teknis penyimpanan yang tepat menjaga tekstur dan kerapian daun dari kerusakan iklim.
Melalui karya seninya, Saka berpesan agar masyarakat lebih bijak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan alam. Alam menyediakan potensi besar yang dapat diolah menjadi karya seni bernilai tinggi tanpa harus merusaknya.
“Mari kita jaga alam tempat kita berada, karena alam menyimpan banyak keindahan yang jika dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi peluang ke depannya,” katanya, mengakhiri. (JR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....