Erwin Alexander Bangun Ekosistem Teknologi Muda Dari Timur Indonesia
- 25 Mei 2026 15:09 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Di tengah derasnya perkembangan teknologi global, semangat inovasi kini mulai tumbuh kuat dari Timur Indonesia. Sosok muda asal Nusa Tenggara Timur, Erwin Alexander, menghadirkan langkah besar melalui ajang Filosi Robotic Competition and Expo 2026 yang sukses digelar selama tiga hari, 20–22 Mei 2026.
Kegiatan yang diprakarsai bersama Logosi Institute dan Balai PVP itu menjadi kompetisi robotik pertama dan terbesar di NTT. Tidak sekadar perlombaan, ajang tersebut menjadi simbol kebangkitan generasi muda di bidang teknologi, inovasi, dan robotika.
Ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi hingga kategori umum ikut ambil bagian dalam momentum bersejarah tersebut. Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat menunjukkan bahwa minat generasi muda NTT terhadap dunia teknologi terus berkembang pesat.
Sebagai Founder Logosi Institute, Erwin Alexander menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari keresahan terhadap minimnya ruang pengembangan teknologi bagi anak muda di daerah. “Kami ingin membuktikan bahwa anak-anak muda dari Timur juga mampu menciptakan inovasi dan bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Filosi Robotic Competition bukan sekadar lomba, tetapi awal dari gerakan membangun ekosistem teknologi di NTT,” ujar Erwin.
Menurutnya, daerah tidak boleh menjadi batas bagi generasi muda untuk berkembang. Ia percaya talenta-talenta teknologi di NTT memiliki kemampuan besar apabila diberikan wadah, dukungan, dan akses pembelajaran yang tepat.
“Kami ingin Logosi menjadi tempat lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berani bermimpi besar di bidang teknologi. Jangan sampai anak-anak muda di Timur hanya menjadi penonton perkembangan teknologi. Mereka juga harus menjadi pencipta inovasi,” katanya.
Ajang Filosi Robotic Competition and Expo 2026 menghadirkan berbagai kategori perlombaan robotik dan expo teknologi yang diikuti puluhan sekolah serta perguruan tinggi di NTT. Kegiatan tersebut dinilai menjadi salah satu tonggak penting perkembangan teknologi di wilayah timur Indonesia.
Selain hadiah utama dari panitia, para pemenang juga menerima uang pembinaan dari Dinas ESDM dan sektor pendidikan di NTT sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan talenta muda di bidang teknologi. Dalam kesempatan itu, Erwin Alexander turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pemenang yang telah menunjukkan semangat inovasi dan kreativitas.
“Selamat kepada seluruh peserta dan para pemenang. Saya berharap semangat belajar dan berinovasi ini terus tumbuh. Ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan untuk menciptakan karya-karya teknologi yang lebih besar dari NTT untuk Indonesia,” ujar Erwin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, relawan, mentor, kolaborator, sponsor, media partner, pemerintah, serta komunitas teknologi yang telah mendukung kesuksesan kegiatan tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah bekerja dengan penuh semangat dan pengorbanan. Kegiatan ini tidak akan berjalan baik tanpa kerja keras, kebersamaan, dan komitmen luar biasa dari semua tim,” kata Erwin.
Bagi Erwin Alexander, membangun teknologi dari Timur bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan misi jangka panjang untuk membuka harapan baru bagi generasi muda agar mampu berdiri sejajar dan percaya diri menghadapi era digital. Ia berharap Filosi Robotic Competition and Expo dapat terus berkembang menjadi agenda teknologi tahunan berskala nasional dari Timur Indonesia. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....