Perguruan Tinggi Bagian dari Masyarakat harus Mampu Menjawab persoalan
- 10 Jul 2026 17:34 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Fauzan, menegaskan bahwa perguruan tinggi pada hakikatnya merupakan bagian dari masyarakat sehingga harus mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia menegaskan pernyataan tersebut saat menyampaikan sambutannya pada acara pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Mahasiswa Berdampak Gerakan NTT Sehat, Kuat, dan Inklusif (GENTASKIN) Batch 2 di Aula Utama Kantor Bupati Kupang, Kamis 9 Juli 2026.
Ia menilai, banyaknya perguruan tinggi tidak akan berarti apabila belum mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian masalah di daerah. "Jadilah problem solver, belajarlah menjadi orang yang mampu menyelesaikan masalah, bukan justru menambah masalah,” katanya.
“Kehadiran saudara membawa nama baik perguruan tinggi masing-masing, sehingga tanggung jawab itu harus dijaga," ujarnya. Fauzan juga mendorong seluruh perguruan tinggi di NTT untuk memperkuat kolaborasi melalui konsorsium perguruan tinggi guna meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di daerah.

Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Kupang sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN GENTASKIN Batch 2. Ia berharap para mahasiswa tidak hanya membawa ilmu pengetahuan dan inovasi, tetapi juga belajar dari kearifan lokal masyarakat selama menjalankan pengabdian.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Adrianus Amheka, melaporkan bahwa KKN Tematik GENTASKIN Batch 2 akan berlangsung selama 9 Juli hingga 31 Agustus 2026. Program ini melibatkan 41 perguruan tinggi, 2.319 mahasiswa dari berbagai program studi, serta 100 dosen pembimbing lapangan.
Para peserta akan melaksanakan pengabdian di 100 desa yang tersebar di 13 kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai bagian dari upaya mempercepat penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, serta mendorong pembangunan desa yang lebih sehat, kuat, dan inklusif. (baldus/at)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....