LIXIR, Laptop Asal NTT Siap Tembus Industri Nasional

  • 27 Mei 2026 15:52 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Dunia teknologi di Nusa Tenggara Timur mulai menunjukkan geliat baru. Brand laptop lokal bernama LIXIR resmi diperkenalkan untuk pertama kalinya kepada publik dalam ajang Filosi Robotic Competition and Expo 2026 yang berlangsung di Kota Kupang.

Perkenalan tersebut menjadi momen bersejarah karena LIXIR disebut sebagai brand laptop pertama yang lahir dari Kupang, NTT. Kehadirannya disaksikan oleh berbagai unsur pemerintahan, Dinas Pendidikan NTT, Kominfo, ESDM, akademisi, guru, hingga peserta lomba robotik dari tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan kategori umum.

Founder LIXIR, Erwin Alexander, mengatakan bahwa lahirnya brand ini merupakan langkah awal untuk membangun ekosistem teknologi dari Indonesia Timur.

“Saya pikir Indonesia dalam industri manufaktur teknologi masih jauh tertinggal dari negara luar. Namun, itu tidak boleh membuat kita merasa kecil. Bagi saya langkah terbaik adalah berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang sudah mampu agar kita perlahan bisa bertumbuh menjadi bagian dari perkembangan teknologi,” ujarnya.

Menurut Erwin, membangun brand teknologi lokal bukan perkara mudah. Namun, keberanian untuk memulai menjadi hal terpenting agar daerah juga memiliki peran dalam industri teknologi nasional.

“Pilihan kita hanya dua, terus mengkritik dan mengatakan kita tidak mampu, atau mencoba memulai langkah kecil walaupun perjalanannya sangat terjal,” katanya.

LIXIR direncanakan akan melakukan peluncuran resmi pada tahun 2026. Saat ini, sebagian komponen laptop masih diimpor dari luar negeri, sementara beberapa proses pengembangan dan perakitan dilakukan melalui kerja sama di dalam negeri.

Meski perjalanan masih panjang, Erwin optimistis LIXIR dapat berkembang apabila mampu menghadirkan kualitas produk dan layanan purna jual yang baik kepada masyarakat. “Saya optimis jika kami mampu memberikan pelayanan after sales yang baik, maka masyarakat akan memilih kami sebagai salah satu opsi teknologi,” kata Erwin menambahkan.

Kehadiran LIXIR juga mendapat perhatian karena dianggap membawa semangat baru bagi generasi muda NTT untuk lebih percaya diri memasuki dunia teknologi dan inovasi. Melalui ajang robotik tersebut, penyelenggara turut mengajak masyarakat dan pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri teknologi lokal agar anak-anak muda daerah memiliki ruang untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional.

Dengan munculnya LIXIR, NTT tidak hanya dikenal lewat sektor pariwisata dan budaya, tetapi juga mulai menapaki jalan menuju industri teknologi Indonesia. (DW)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....