Fitur AirTag Terbaru, Apple Perkuat Jangkauan dan Presisi
- 28 Jan 2026 17:07 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Amerika Serikat -Apple baru saja meningkatkan standar pelacakan barang dengan meluncurkan versi terbaru AirTag. Melansir laporan TechCrunch, pelacak pintar ini kini hadir dengan jangkauan Bluetooth yang lebih luas, suara speaker yang lebih kencang, serta fitur Precision Finding yang jauh lebih akurat.
Performa gahar ini berkat integrasi chip Ultra Wideband generasi kedua, teknologi mutakhir yang juga ditanamkan pada jajaran perangkat terbaru seperti iPhone 17, iPhone Air, Apple Watch Series 11, hingga Apple Watch Ultra 3. Lewat fitur Precision Finding, AirTag terbaru memberikan panduan lengkap berupa getaran haptic, visual, dan suara yang presisi untuk menuntun pengguna ke titik lokasi.
Berkat pemutakhiran pada chip Bluetooth, jangkauan pelacakannya diklaim melonjak hingga 50% lebih luas dibandingkan generasi pertama. Kecanggihan ini juga terintegrasi sempurna dengan ekosistem Apple; Anda bisa mengakses navigasi pencarian langsung dari pergelangan tangan menggunakan Apple Watch Series 9, Apple Watch Ultra 2, atau versi yang lebih baru.
Sektor audio pun tidak luput dari pemutakhiran, di mana Apple meningkatkan intensitas suara speaker hingga 50% lebih bertenaga agar notifikasi suara dapat menjangkau area yang lebih luas. Melengkapi kecanggihan perangkat kerasnya, AirTag terbaru ini mendukung fitur Share Item Location pada sistem operasi iOS.
Fitur ini memungkinkan pengguna membagikan koordinat barang secara aman kepada pihak eksternal, sebuah langkah strategis yang kini telah diadopsi oleh 50 maskapai penerbangan internasional untuk mempermudah sistem pelacakan bagasi penumpang. Meskipun fiturnya melompat jauh lebih canggih, Apple memberikan kejutan manis dengan tidak menaikkan harga AirTag terbaru ini.
Pengguna masih bisa memilikinya dengan harga 29 USD (sekitar Rp485.400) untuk satuan, atau memilih paket hemat empat unit seharga 99 USD (sekitar Rp1,6 juta). Sebagai pelengkap, Apple tetap memberikan sentuhan personal melalui layanan ukiran (engraving) gratis untuk setiap pembelian.
Debut AirTag di tahun 2021 berhasil mengubah peta persaingan teknologi pelacak lokasi secara drastis. Dominasi instan Apple ini memicu ketegangan dengan kompetitor lama, Tile, yang merasa dirugikan oleh integrasi mendalam AirTag dengan ekosistem Find My.
Berbeda dengan Tile yang memilih bersuara lantang, Chipolo justru menjalin kerja sama strategis dengan Apple untuk ikut masuk ke dalam jaringan pelacakannya. Hasilnya? Hingga penutupan tahun 2024, AirTag dilaporkan menguasai pangsa pasar hingga 70%. Meski angka penjualan resmi tetap menjadi rahasia dapur Apple, posisi mereka sebagai pemimpin pasar sudah menjadi fakta yang sulit dibantah oleh para analis. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....