Daftar Orang Terkaya di Dunia 2025 Versi Forbes
- 26 Des 2025 12:19 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Majalah Forbes baru saja meluncurkan daftar eksklusif 10 miliarder terkaya sejagat tahun 2025, sebuah rilis tahunan yang selalu menjadi kiblat ekonomi dunia. Daftar ini bukan sekadar deretan angka, melainkan cerminan bagaimana raksasa teknologi, otomotif, keuangan, hingga mode papan atas mendominasi panggung pasar global.
Didominasi oleh para taipan asal Amerika Serikat, kesuksesan mereka menjadi bukti nyata dari kekuatan inovasi berkelanjutan dan ketangguhan dalam mengambil risiko bisnis yang masif. Inilah wajah-wajah di balik kendali ekonomi dunia tahun 2025 versi Forbes.
1. Elon Musk
Posisi puncak tak tergoyahkan masih ditempati oleh Elon Musk, sang arsitek masa depan yang kini mengantongi kekayaan fantastis sebesar US$700 miliar. Di usia 53 tahun, taipan asal Amerika Serikat ini terus memperlebar jarak melalui dominasi Tesla di pasar mobil listrik dunia serta lompatan revolusioner SpaceX dalam industri antariksa.
Musk bukan sekadar miliarder; ia adalah ikon visioner yang tak henti mendobrak batas mustahil, mulai dari ambisi energi terbarukan hingga misinya membangun peradaban manusia di Planet Mars.
2. Mark Zuckerberg
Di usia yang tergolong muda, 40 tahun, Mark Zuckerberg membuktikan kekuatannya dengan mengantongi kekayaan bersih sebesar US$216 miliar. Maestro teknologi asal Amerika Serikat ini sukses mengubah wajah dunia digital lewat Facebook, yang kini telah bertransformasi menjadi Meta.
Keberhasilannya bertahan di kasta tertinggi miliarder dunia tak lepas dari tangan dinginnya dalam meramu ekosistem media sosial, kecerdasan buatan (AI), serta ambisi besar di dunia realitas virtual. Kini, fokus strategis Meta pada masa depan metaverse menjadi mesin utama yang terus melipatgandakan pundi-pundi kekayaannya.
3. Jeff Bezos
Meskipun telah melepaskan tongkat estafet kepemimpinan sebagai CEO, pengaruh Jeff Bezos di kancah bisnis global tetap tak tergoyahkan dengan kekayaan bersih yang menembus US$215 miliar. Sang maestro di balik raksasa Amazon ini masih menjadi sosok sentral dalam industri teknologi dan e-commerce dunia.
Di usianya yang ke-61, sumber kekayaan Bezos kini tak hanya bersandar pada dominasi Amazon, melainkan juga didorong oleh ambisi besarnya menaklukkan luar angkasa melalui investasi masif di Blue Origin, yang terus memperkuat posisi finansialnya di jajaran elite dunia.
4. Larry Ellison
Siapa bilang usia menjadi penghalang untuk tetap memimpin? Di usia 80 tahun, Larry Ellison masih kokoh di jajaran elite miliarder dunia dengan kekayaan US$192 miliar. Pendiri raksasa software Oracle ini adalah bukti nyata kejayaan di sektor teknologi enterprise global.
Hingga kini, sang maestro asal Amerika Serikat ini tetap aktif membidani strategi besar perusahaannya, membuktikan bahwa energi dan visi bisnisnya belum pudar. Sosoknya tetap menjadi inspirasi bagi dunia teknologi modern, memadukan sejarah panjang kesuksesan dengan inovasi yang tak pernah berhenti.
5. Bernard Arnault dan Keluarga
Dominasi industri gaya hidup mewah dunia masih berada di bawah genggaman Bernard Arnault dan keluarganya, yang kini menguasai kekayaan bersih senilai US$178 miliar. Sebagai nakhoda di balik LVMH, taipan asal Prancis berusia 76 tahun ini telah membangun imperium ritel yang tak tertandingi.
Arnault mengukuhkan posisinya sebagai satu-satunya tokoh dari dunia mode yang mampu menembus jajaran lima besar miliarder sejagat. Lewat merek-merek legendaris seperti Louis Vuitton, Dior, hingga Givenchy, pundi-pundi kekayaannya menjadi bukti nyata betapa perkasa dan tangguhnya pasar barang mewah di panggung global.
6. Warren Buffett
Investor paling ikonik di dunia, Warren Buffett, terus memperkokoh reputasinya dengan total kekayaan mencapai US$154 miliar. Melalui bendera Berkshire Hathaway, tokoh asal Amerika Serikat ini mengelola portofolio investasi strategis yang menjadi pilar di sektor keuangan global.
Kekayaan Buffett bukan hasil dari spekulasi sesaat, melainkan buah dari strategi nilai jangka panjang yang ia jalankan selama berdekade-dekade. Kepemimpinannya yang bersahaja namun tajam menjadikannya panutan abadi bagi dunia bisnis internasional dalam memahami dinamika pasar modal.
7. Larry Page
Siapa yang tidak menggunakan Google? Sang pendirinya, Larry Page, kini mencatatkan kekayaan bersih US$144 miliar di usia 52 tahun. Melalui Alphabet, perusahaan induk yang menaungi Google, Page sukses mendominasi pasar teknologi global.
Kekayaan fantastis ini merupakan buah dari kepemimpinan jangka panjangnya yang membawa perusahaan bertransformasi menjadi raksasa kecerdasan buatan dan data. Sebagai tokoh berpengaruh asal Amerika Serikat, Page terus berada di garis depan revolusi teknologi yang membentuk masa depan kita.
8. Sergey Brin
Berada di jajaran elit penguasa teknologi dunia, Sergey Brin kini mencatatkan kekayaan bersih fantastis sebesar US$138 miliar. Di usianya yang ke-51, sosok visioner asal Amerika Serikat ini tetap memanen hasil dari kejayaan Google, imperium digital yang ia bangun bersama Larry Page.
Sebagai otak di balik pengembangan teknologi inti yang kita gunakan setiap hari, pundi-pundi kekayaan Brin terus melesat tajam seiring dengan ekspansi agresif perusahaan dalam merambah dunia inovasi digital masa depan.
9. Amancio Ortega
Amancio Ortega tetap menjadi salah satu sosok paling disegani dalam ekonomi global dengan total aset mencapai US$124 miliar. Sebagai pendiri Zara dan grup Inditex, pengusaha visioner asal Spanyol ini sukses mengubah peta industri fesyen melalui model bisnis fast fashion yang mendunia dan sangat adaptif.
Kekayaan Ortega bukan hanya mencerminkan angka, melainkan validasi atas strateginya yang brilian dalam mengelola efisiensi produksi dan distribusi, membuktikan bahwa sektor manufaktur pakaian tetap menjadi pilar kekayaan yang kokoh di kancah internasional.
10. Steve Ballmer
Daftar elit sepuluh besar orang terkaya dunia tahun 2025 resmi ditutup oleh Steve Ballmer, yang mencatatkan kekayaan bersih sebesar US$118 miliar. Mantan CEO Microsoft berusia 69 tahun ini berhasil melipatgandakan pundi-pundinya berkat lonjakan nilai saham raksasa teknologi tersebut yang tak terbendung. T
ak hanya jago di sektor perangkat lunak, taipan asal Amerika Serikat ini juga menunjukkan taringnya di dunia olahraga dan properti, membuktikan bahwa diversifikasi investasi yang tepat dapat menjaga posisi seseorang di kasta tertinggi ekonomi global. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....