Pemkab Kupang Perkuat Sekolah Aman Bencana

  • 04 Sep 2026 06:10 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kabupaten Kupang memperkuat kesiapsiagaan bencana di sektor pendidikan melalui revitalisasi Sekretariat Bersama Satuan Pendidikan Aman Bencana (Sekber SPAB). Penguatan tersebut dilakukan melalui Lokakarya Penyusunan Rencana Kerja Sekber SPAB Program Generasi Ready (GenRe) di Aula Hotel Kristal Kupang, Kamis 3 September 2026.

Kegiatan tersebut dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Kupang, Drs. Guntur Subu Taopan. Lokakarya ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pendidikan yang mampu menghadapi berbagai potensi risiko bencana.

Guntur kepada RRI.CO.ID, Kamis 3 September 2026, mengatakan pemerintah daerah memiliki komitmen untuk mewujudkan sekolah yang tangguh terhadap bencana. Menurutnya, keselamatan anak di lingkungan sekolah harus menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan pendidikan.

“Indikator kebahagiaan sebuah rumah tangga berada pada anak. Jika anak sehat, bahagia, selamat, dan berhasil, itu merupakan wujud keberhasilan orang tua,” ucap Guntur.

Ia menilai keberadaan program SPAB sangat penting karena anak-anak menghabiskan sebagian waktunya di lingkungan sekolah. Karena itu, sekolah harus memiliki sistem dan kesiapan yang memadai ketika menghadapi kondisi darurat.

Pemerintah Kabupaten Kupang juga mengapresiasi dukungan Save the Children dan CIS Timor melalui Program GenRe. Kolaborasi tersebut dinilai dapat memperkuat koordinasi pemerintah dengan berbagai pihak dalam menghadapi ancaman bencana.

Program Manager GenRe Save the Children, Yosep Tapun, mengatakan kesiapsiagaan bencana harus terus diperkuat karena bencana alam dapat terjadi tanpa mudah diprediksi. Menurutnya, seluruh pihak memiliki potensi terdampak sehingga mitigasi harus dipersiapkan sejak dini.

Yosep menjelaskan Program GenRe tidak hanya menjadikan sekolah sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai pusat edukasi kebencanaan bagi masyarakat sekitar. Dari 17 sekolah yang menjadi sasaran, beberapa di antaranya telah menerapkan program SPAB.

Sementara itu, Project Manager GenRe CIS Timor sekaligus Ketua Sekber SPAB Kabupaten Kupang, Ida Adu, mengatakan revitalisasi Sekber SPAB mendapat dukungan regulasi dari pemerintah daerah. Salah satu dasar hukumnya adalah Peraturan Bupati Kupang Nomor 22 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan SPAB.

Ida menegaskan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dilindungi dari ancaman bencana. Ia berharap implementasi Perbup SPAB dapat terus diperkuat sehingga tidak ada anak yang kehilangan hak belajar akibat ketidaksiapan menghadapi bencana. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....