Bupati Kupang Dorong 48 Peserta Jadi Wirausaha Muda
- 02 Sep 2026 06:52 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Kupang Yosef Lede mendorong 48 peserta Pelatihan Vokasi Nasional Berbasis Kompetensi untuk tidak hanya mengandalkan peluang sebagai pencari kerja, tetapi mampu menciptakan usaha secara mandiri. Hal tersebut disampaikan saat membuka pelatihan di UPTD Balai Pelatihan Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Selasa 1 September 2026.
Pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur. Peserta berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Kupang dengan tujuan meningkatkan keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha.
Bupati Yosef Lede, kepada RRI.CO.ID, Selasa 1 September 2026, mengatakan keterampilan yang diperoleh peserta harus dapat diterapkan setelah pelatihan selesai. Menurutnya, kemampuan tersebut dapat menjadi modal untuk membuka peluang ekonomi dan membangun kemandirian.
“Harapan kita, ilmu dan keterampilan yang diperoleh di sini dapat dipraktikkan setelah pelatihan selesai, sehingga membuka peluang usaha dan menciptakan kemandirian bagi anak-anak muda kita,” ucap Yosef Lede.
Yosef meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali pengetahuan sebanyak mungkin. Ia menilai keterampilan yang dimiliki dapat dikembangkan menjadi peluang usaha jika peserta memiliki keberanian untuk memulai.
Bupati juga mendorong peserta agar tidak hanya berpikir sebagai pencari kerja, tetapi berani menjadi pencipta lapangan pekerjaan. Menurutnya, setiap orang memiliki talenta berbeda yang dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai.
“Tidak semua orang diciptakan untuk menjadi PNS, masing-masing memiliki talenta, Yang penting adalah bagaimana talenta itu dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai" ucapnya.
Ia menilai keterampilan pengolahan buah serta penyiapan produk pastry dan kue yang diberikan dalam pelatihan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha produktif. Kreativitas dan inovasi dinilai menjadi kunci agar produk yang sederhana dapat berkembang dan menghasilkan pendapatan.
Pemerintah Kabupaten Kupang, kata Yosef, siap mendukung keberlanjutan peserta setelah menyelesaikan pelatihan. Ia berharap 48 peserta mampu membawa pulang keterampilan yang diperoleh dan menerapkannya dalam kehidupan nyata. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....