Gubernur NTT Tekankan Solidaritas untuk Pulihkan Flores Pascagempa

  • 31 Agt 2026 10:57 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Flores membutuhkan solidaritas, gotong royong, serta kehadiran langsung para pemimpin di tengah masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Melki saat memimpin Apel Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman Kantor Gubernur NTT, Kupang, Senin, 31 Agustus 2026. Apel tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi NTT yang baru dilantik, Drs. Fransiskus Sales Sodo.

Apel digelar setelah Gubernur Melki menyelesaikan rangkaian kunjungan lapangan dan peninjauan langsung kondisi masyarakat serta lokasi terdampak bencana di sejumlah wilayah Flores selama sepekan terakhir.

Di hadapan pimpinan perangkat daerah dan ribuan ASN, Gubernur Melki mengapresiasi kesiapsiagaan tim tanggap darurat sekaligus menginstruksikan agar langkah penanganan lanjutan dilakukan secara komprehensif.

Menurutnya, solidaritas jajaran ASN Pemprov NTT telah diwujudkan melalui berbagai kegiatan daerah, termasuk pameran pembangunan yang dimanfaatkan sebagai ruang bagi pelaku UMKM sekaligus wadah penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa.

Dari rangkaian penggalangan dana tersebut, berhasil dihimpun donasi sekitar Rp1,3 miliar. Hampir separuh dari total bantuan tunai itu berasal dari kontribusi langsung ASN dan pejabat Pemprov NTT.

Gubernur Melki mengajak seluruh masyarakat tetap menjalankan aktivitas secara normal sembari membangun semangat solidaritas bagi masyarakat Flores yang terdampak bencana.

"Kehidupan harus seperti itu. Kita tidak boleh semuanya ikut berduka dengan cara yang sama. Tapi kita bisa ikut merasakan duka Flores dengan cara kita, aktivitas kita buat normal seperti biasa, tapi spiritnya dalam konteks semangat solidaritas Flores," ujarnya.

Ia optimistis proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak gempa di Flores dapat berlangsung lebih cepat melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemprov NTT, pemerintah kabupaten/kota, ASN, dan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga NTT di perantauan.

"Saya percaya, dengan semangat gotong royong seluruh ASN Pemprov NTT, dengan gotong royong bersama dengan kabupaten-kabupaten se-Flores yang terdampak, dan juga dengan dukungan semua orang NTT, basudara semua di perantauan, pemulihan NTT khususnya di Flores ini akan kita buat lebih cepat," ujarnya.

Gubernur juga mengapresiasi Presiden, Wakil Presiden, jajaran kementerian, serta seluruh pemerintah daerah yang bergerak cepat dalam penanganan bencana di NTT. Menurutnya, kehadiran langsung para pemimpin daerah di lokasi bencana memiliki arti penting bagi masyarakat terdampak.

Ia menganjurkan seluruh kepala daerah untuk turun langsung ke Flores guna melihat kondisi masyarakat sekaligus memberikan bantuan di titik-titik terdampak.

"Saya anjurkan semua kepala daerah pergi ke Flores untuk memberikan bantuan langsung di titik-titik lokasi terdampak, supaya bisa rasakan suasana dan kondisi di tengah masyarakat yang terdampak," katanya.

Menurut Gubernur Melki, kehadiran pemimpin di tengah masyarakat bukan hanya berkaitan dengan bantuan material, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada warga yang sedang menghadapi masa sulit.

"Mereka punya bahasa yang membuat terenyuh, 'Kami sudah biasa susah. Kami sudah biasa miskin, kami sudah biasa menderita. Tapi yang kami butuhkan kehadiran pemimpin. Kehadiran orang yang ingin melihat kita'. Dan itu kata-kata yang jujur dari rakyat kita," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) atas dukungan terhadap penanganan bencana di Flores. Ia secara khusus menyoroti Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang turun langsung menginap di posko serta menjadi salah satu pimpinan daerah yang lebih awal mengerahkan relawan dan menyalurkan bantuan logistik ke lokasi bencana.

Selain membahas penanganan bencana, Gubernur Melki memperkenalkan Sekda Provinsi NTT yang baru, Drs. Fransiskus Sales Sodo, yang dilantik pada 28 Agustus 2026.

Gubernur berharap kehadiran Sekda baru dapat memperkuat koordinasi birokrasi dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah pada sisa triwulan akhir tahun anggaran.

"Kehadirannya di Provinsi NTT saya berharap membantu kita semua untuk bisa mempercepat, mengakselerasi pembangunan di NTT. Dan saya berharap kita semua bersama-sama dengan semua pimpinan kepala dinas, kepala badan, kepala biro, kita pastikan bahwa pembangunan di NTT bisa lebih hebat lagi," ujar Gubernur Melki.

Pada akhir apel, Sekda Provinsi NTT Fransiskus Sales Sodo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur, Wakil Gubernur, serta seluruh jajaran pimpinan perangkat daerah atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya.

Pemprov NTT memastikan penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana di Flores tetap berjalan seiring dengan pelaksanaan program pembangunan di wilayah Timor, Sumba, dan kabupaten kepulauan. Seluruh agenda tersebut diarahkan agar berlangsung optimal, terukur, transparan, dan tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....