Respons Cepat Pemprov NTT Tangani Gempa Flores
- 25 Agt 2026 19:08 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena memaparkan perkembangan penanganan gempa bumi Flores dalam Rapat Paripurna ke-85 DPRD NTT, Senin, 24 Agustus 2026. Paparan tersebut disampaikan setelah Anggota DPRD NTT Alex Afong memberikan apresiasi sekaligus meminta penjelasan mengenai langkah pemerintah menangani masyarakat terdampak.
Gubernur mengatakan penanganan bencana sejak hari pertama, 15 Agustus 2026, melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. “Penanganan gempa Flores ini menunjukkan bahwa gotong royong kita sebagai sesama orang NTT dan sebagai sesama keluarga besar orang Indonesia, berjalan dengan baik,” ujar Gubernur.
Menurutnya, TNI dan Polri bersama pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta berbagai pihak telah bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat. Koordinasi terus dilakukan agar penanganan di lapangan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Masa tanggap darurat bencana gempa bumi Flores ditetapkan selama 14 hari dan akan dievaluasi hingga 28 Agustus 2026. Evaluasi tersebut mempertimbangkan kondisi lapangan serta rilis resmi BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan.
Gubernur menyebut kondisi masyarakat di sejumlah wilayah mulai berangsur stabil meski aktivitas gempa masih berlangsung. Sejumlah tenda pengungsian bahkan mulai dibongkar karena warga yang rumahnya dinyatakan aman telah kembali menjalankan aktivitas.
Pemerintah Provinsi NTT memastikan pemantauan akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan masyarakat terdampak tetap terpenuhi sekaligus menentukan keberlanjutan status tanggap darurat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....