Gubernur Melki Pimpin Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores
- 25 Agt 2026 17:34 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores bertema “Yang Tertusuk Padamu, Berdarah Padaku” di Area Pameran Hotel Harper Kupang, Senin 24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penutupan Pameran Pembangunan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Malam Solidaritas Peduli Gempa Flores digelar sebagai bentuk kepedulian masyarakat NTT terhadap warga terdampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persaudaraan, gotong royong, serta memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
Gubernur Melki mengatakan solidaritas tidak cukup diwujudkan melalui rasa prihatin, tetapi harus diterjemahkan dalam bentuk bantuan dan kepedulian nyata. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam berbagai aksi solidaritas bagi masyarakat terdampak gempa Flores.
“Di tengah suasana duka yang dialami saudara-saudara kita di Flores, kita memilih untuk tidak hanya bersimpati, tetapi juga bergerak bersama, bergandengan tangan, dan memberikan dukungan nyata,” ujar Melki.
Menurut Melki, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi rangkaian penutupan Pameran Pembangunan Tahun 2026. Malam Solidaritas juga menunjukkan bahwa kekuatan NTT tidak hanya terletak pada pembangunan dan potensi ekonomi, tetapi juga pada persaudaraan, kepedulian, dan semangat gotong royong.
“Melalui acara penutupan pameran ini, bukan sekadar unjuk pembangunan di NTT, tetapi kita juga memberikan donasi yang maksimal untuk saudara-saudara kita di Flores,” katanya.
Selama 10 hari penyelenggaraan Pameran Pembangunan, berbagai aksi kepedulian turut dilakukan, mulai dari penggalangan donasi, pengumpulan bantuan, aksi sosial, hingga dukungan dari komunitas. Pelaku UMKM juga ikut berkontribusi dengan menyisihkan sebagian hasil usaha, sementara para seniman dan komunitas memanfaatkan panggung hiburan sebagai ruang untuk menggalang kepedulian.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT Adi E. Mandala melaporkan, sebanyak 615 UMKM berpartisipasi dalam Pameran Pembangunan. Hingga hari kesembilan, jumlah pengunjung mencapai 112.342 orang dengan total transaksi atau pengeluaran pengunjung sebesar Rp5.363.636.000.
Gubernur Melki menilai aktivitas ekonomi tersebut menunjukkan ketangguhan masyarakat NTT. Namun, menurutnya, geliat ekonomi harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
“Ekonomi boleh terus bergerak, tetapi kepedulian harus tetap hidup. Kita bangkit bersama, kita peduli bersama, dan kita pulih bersama,” ujarnya. Melki juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Pusat, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi sosial, relawan, serta masyarakat dari berbagai daerah yang telah memberikan perhatian kepada warga terdampak gempa Flores.
Ia menegaskan, keterlibatan seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk melewati masa tanggap darurat sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat dan wilayah yang terdampak bencana. Menutup sambutannya, Melki mengutip penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri, “Yang tertusuk padamu, berdarah padaku.”
Menurutnya, ungkapan tersebut menggambarkan semangat persaudaraan masyarakat NTT dalam menghadapi bencana Flores. “Rasa sakit yang dialami saudara-saudari kita di Flores adalah luka kita bersama. Sebab NTT adalah satu keluarga,” ucap Melki.
Melki mengajak seluruh masyarakat NTT untuk terus bergandengan tangan, saling membantu, dan memastikan tidak ada warga terdampak bencana yang merasa menghadapi musibah seorang diri. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia J. Nomleni, Plh. Sekda Provinsi NTT Yohanes Otovianus, jajaran Forkopimda Provinsi NTT, pimpinan perangkat daerah Provinsi NTT, pelaku UMKM, serta insan pers.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....