Kemitraan Kesehatan Harus Diukur dari Dampaknya

  • 17 Sep 2026 08:55 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan kemitraan di bidang kesehatan harus bergeser dari sekadar memastikan program berjalan menjadi memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan layanan yang dibutuhkan. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menjadi pembicara dalam High-Level Dialogue bertajuk “Partnership Impact and Future Collaboration” pada 4th Indonesia Health Partners Meeting (IHPM) 2026, Selasa 15 September 2026.

Forum yang digelar Kementerian Kesehatan RI secara hybrid tersebut berlangsung di Grand Ballroom Shangri-La Jakarta. Pertemuan mengusung tema From Partnership to Impact Mobilizing Strategic Investments for Indonesia’s Health Transformation dan mempertemukan pemerintah, mitra pembangunan, sektor swasta serta pemangku kepentingan kesehatan.

Dalam forum tersebut, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, kepada RRI.CO.ID, Selasa 15 September 2026, menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan di provinsi kepulauan seperti NTT harus memiliki ukuran keberhasilan yang sederhana dan mudah dilihat masyarakat. Menurutnya, keberhasilan tidak cukup hanya dilihat dari jumlah program yang terlaksana, tetapi dari layanan kesehatan yang benar-benar diterima masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan pembangunan kesehatan yang dimulai dengan mendengarkan kebutuhan masyarakat di daerah. Arah kebijakan nasional perlu diselaraskan dengan kondisi lokal agar dukungan seluruh mitra dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Gubernur menilai pemerintah, mitra pembangunan dan pelaksana di lapangan perlu memiliki tanggung jawab bersama terhadap hasil program.

“Kolaborasi menjadi lebih kuat ketika pemerintah, mitra, dan pelaksana daerah berbagi tanggung jawab terhadap hasil, bukan hanya terhadap kegiatan masing-masing,” ucap Melki.

Menurutnya, pola kemitraan juga harus memastikan adanya kesinambungan layanan setelah program kesehatan dilaksanakan. Hal ini menjadi penting agar investasi dan dukungan yang diberikan berbagai pihak menghasilkan perubahan nyata di tengah masyarakat.

Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi NTT terbuka untuk memperkuat kemitraan kesehatan dengan pemerintah pusat dan mitra pembangunan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan, di mana pun mereka tinggal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....