Belasan Ribu Rumah Rusak akibat Gempa Flores

  • 21 Agt 2026 11:47 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kerusakan rumah akibat gempa bumi di Pulau Flores terus menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah. Data sementara per 19 Agustus 2026 mencatat sebanyak 11.925 unit rumah mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kamis 20 Agustus 2026 menyampaikan, gempa juga menimbulkan dampak kemanusiaan yang cukup besar. Hingga data sementara tersebut dihimpun, tercatat 71 orang meninggal dunia, 1.182 orang mengalami luka-luka, dan 40.040 orang harus mengungsi.

“Posisinya sekarang, masyarakat ada di tenda-tenda darurat karena rumahnya rusak dan tidak ada yang mau masuk ke dalam rumah karena gempa susulan yang terus terjadi,” ucap Tito.

Empat kabupaten dilaporkan mengalami dampak kerusakan relatif berat, yakni Nagekeo, Manggarai, Manggarai Timur, dan Sikka. Pemerintah daerah di wilayah terdampak masih melakukan pendataan karena gempa susulan terus terjadi.

Bupati Manggarai Heribertus Nabit melaporkan sebanyak 13.304 rumah mengalami kerusakan dalam berbagai kategori. Jumlah tersebut diperkirakan masih dapat bertambah seiring proses pendataan dan terjadinya gempa susulan.

Sementara itu, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas melaporkan sebanyak 15.799 rumah mengalami kerusakan, dengan 6.428 unit di antaranya mengalami rusak berat. Di Kabupaten Nagekeo, sebanyak 6.917 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

“Kebutuhan utama sekarang, persiapan paling nomor satu untuk tiga sampai empat minggu ke depan adalah sembako, tenda, obat-obatan dan selimut perlu disiapkan sebanyak-banyaknya,” ujarnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....