Trauma Pascagempa Berlanjut, Warga Desa Natatoto Menanti Bantuan Pangan dan Gizi

  • 19 Agt 2026 13:58 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang- Warga Desa Natatoto, Kabupaten Nagekeo masih trauma akibat gempa yang terjadi berulang. Karena takut, sebagian warga memilih tinggal di luar rumah dan belum berani beraktivitas normal.

“Kami masih merasa trauma mau masuk ke dalam rumah takut mau beraktivitas takut lalu kemudian banyak hal yang membuat kami jadinya ingin berkumpul bersama terus karena takut takut sekali karena setiap hampir setiap menit itu ada guncangan walaupun tidak seperti yang terjadi pada hari pertama,” kata Maria Berlindis, salah seorang warga Desa Natatoto

Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan makanan dan minuman menjadi salah satu keluhan utama warga. Kebutuhan gizi anak-anak dan anggota keluarga lain juga menjadi perhatian khusus, mengingat banyak warga yang memilih tinggal di luar rumah karena takut terhadap guncangan susulan.

“Keluhan utama yang kami rasakan itu kebutuhan makan minum. Karena itu paling yang penting. Gizi untuk anak-anak itu sudah pasti menjadi keluhan yang paling utama. Karena kami mau keluar kami takut. Jadi kita hanya di satu tempat saja. Tapi kita tetap berusaha untuk tetap memberikan gizi yang baik untuk keluarga. Itu yang paling-paling kita rasakan itu makan minum. Itu susah untuk saat ini,” ujarnya.

Maria Berlindis juga menyampaikan bahwa bantuan dari pemerintah kemungkinan sudah disalurkan, namun belum sampai ke wilayah Desa Natatoto. Ia mengakui banyak tempat di Flores yang terdampak bencana sehingga bantuan dari Pemerintah tentu masih dalam proses distribusi.

“Bantuan dari pemerintah mungkin sudah ada, hanya mungkin belum sampai ke tangan kami karena Kami ada di Desa. Tentunya pemerintah pasti akan membantu, tetapi harus melalui banyak Desa. Tidak mungkin hari ini langsung sampai ke sini, itu tidak mungkin karena pasti pemerintah masih membantu dulu yang ada di tempat-tempat yang lebih parah,” katanya.

Warga berharap perhatian dan bantuan dari berbagai pihak dapat membantu masyarakat melewati masa sulit pascabencana dan kembali menjalankan kehidupan secara perlahan. Bantuan tersebut sangat dibutuhkan mengingat banyak kelompok rentan yang turut terdampak bencana.

“Harapan yang ingin saya sampaikan pada kesempatan ini ialah saya sangat mengharapkan bahwa kita semua dapat mendapat bantuan baik dari pemerintah maupun dari donator tertentu yang bisa memperhatikan kita yang ada di desa, khususnya lansia, orang sakit, kemudian bayi, ibu hamil, ibu menyusui, itu yang menjadi anak-anak, itu menjadi perhatian utama. Apalagi khusus di tempat saya ada orang tua yang sedang sakit, lansia, lalu bayi. Itu sangat mengharapkan bantuan khususnya dalam hal pemenuhan gisi. Mungkin kalau bisa itu menjadi fokus utama,” ucap Maria Berlindis. (vivi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....