Wali Kota Kupang Dorong Kinerja Terukur ASN
- 28 Apr 2026 20:05 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pelantikan 170 pejabat di lingkup Pemerintah Kota Kupang dimaknai sebagai langkah percepatan penerapan kinerja berbasis indikator terukur di tubuh birokrasi. Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menegaskan setiap pejabat yang dilantik harus langsung bekerja dengan target yang jelas dan dapat dievaluasi.
Sebanyak 170 pejabat administrator, pengawas, fungsional, hingga kepala sekolah resmi dilantik pada Selasa, 28 April 2026 berdasarkan rekomendasi teknis Badan Kepegawaian Negara. Prosesi pelantikan meliputi pengambilan sumpah jabatan, penyematan tanda jabatan, serta penandatanganan berita acara.
Berbeda dari pendekatan normatif, Wali Kota menekankan aspek teknis pasca-pelantikan, terutama pada kejelasan output kerja di setiap perangkat daerah. Ia meminta seluruh pejabat segera menyusun indikator kinerja utama (IKU), target capaian, serta mekanisme evaluasi berkala.
“Setiap jabatan harus punya ukuran kerja yang jelas. Tidak bisa lagi kerja tanpa target,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya sinkronisasi program antar unit kerja agar tidak terjadi duplikasi atau tumpang tindih kebijakan. Menurutnya, integrasi perencanaan dan pelaksanaan menjadi kunci efektivitas pelayanan publik.
“Semua harus terhubung. Program tidak boleh berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Selain itu, penguatan sistem pelaporan berbasis data menjadi perhatian utama. Wali Kota meminta setiap perangkat daerah mengedepankan akurasi data sebagai dasar pengambilan keputusan dan evaluasi kinerja.
Dalam konteks pengawasan, ia menegaskan bahwa jabatan yang diberikan akan diuji melalui capaian kerja nyata, bukan sekadar formalitas administratif.
“Yang dinilai bukan jabatan, tapi hasil kerja,” katanya.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi untuk memastikan seluruh lini birokrasi Pemerintah Kota Kupang bergerak dalam satu arah, dengan orientasi pada hasil, efisiensi, dan pelayanan publik yang terukur. Pemerintah memastikan penataan pejabat akan berlanjut guna melengkapi kebutuhan organisasi secara bertahap. (As)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....