Alami Krisis Fiskal, Kabupaten Kupang Optimis Bergerak Maju

  • 23 Feb 2026 11:32 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Di tengah tekanan krisis fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran secara nasional, Pemerintah Kabupaten Kupang tetap menunjukkan optimisme untuk terus bergerak maju dan menjaga arah pembangunan daerah. Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi dan melayani masyarakat.

Menurutnya, tantangan fiskal justru menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, meningkatkan efisiensi, serta memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat. Salah satu tantangan yang dihadapi pada tahun anggaran 2026 adalah beban belanja pegawai, termasuk kebutuhan pembayaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang dibebankan pada APBD.

Kondisi tersebut membuat ruang fiskal daerah semakin sempit, bahkan berdampak pada keterbatasan pembiayaan program pembangunan dan pembayaran kewajiban rutin. “ Kita tidak boleh pesimistis, dan apa yang menjadi beban, kita perjuangan secara baik agar bisa diatasi dan memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Yosef saat ditemui RRI.CO.ID Jumat, 20 Februari 2026.

Meski menghadapi keterbatasan, Kabupaten Kupang tetap mencatat sejumlah capaian strategis. Di antaranya, memperoleh alokasi anggaran pembangunan Sekolah Rakyat sebesar Rp238 miliar dari pemerintah pusat, serta pengusulan pembangunan jalan dan jembatan strategis seperti ruas Pariti–Amfoang melalui skema Inpres dan Banpres.

Selain itu, dukungan bantuan SPPG 3T yang diterima diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil. Pemerintah daerah juga memprioritaskan penataan Oelamasi sebagai ibu kota kabupaten yang lebih tertata dan representatif.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas menyatakan bahwa DPRD tetap solid mendukung langkah pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses demokrasi yang sehat, selama tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sinergi antara eksekutif dan legislatif terus diperkuat dalam penyusunan RKPD 2027 dan penetapan APBD mendatang. Dengan kolaborasi, skala prioritas yang jelas, serta dukungan pemerintah pusat, Kabupaten Kupang optimistis mampu melewati tantangan fiskal dan terus bergerak menuju visi Kabupaten Kupang Emas. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....