Gubernur NTT Hadiri Pelantikan Komandan Resimen Mahasiswa Mahadana
- 20 Feb 2026 11:46 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menekankan pentingnya Resimen Mahasiswa (Menwa) sebagai teladan bagi generasi muda dalam hal semangat juang, kecintaan pada tanah air, dan kesiapsiagaan dalam menjaga persatuan bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Komandan Resimen Mahasiswa Mahadana NTT Periode 2025-2028, Fahmi Haji Abdullahi, yang digelar di Aula Rektorat Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Kamis, 19 Februari 2026 sore.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI sekaligus Komandan Komando Nasional Resimen Mahasiswa (Dankonas Menwa) RI, Ahmad Riza Patria, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, Rektor Undana, Jefri S. Bale, dan jajaran Forkopimda NTT. Turut hadir Ketua BEM Undana, serta anggota Resimen Mahasiswa Mahadana NTT dan civitas akademika Undana.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang selalu berada di garis depan dalam menjaga nilai demokrasi, persatuan, dan keadilan sosial. “Resimen Mahasiswa bukan hanya organisasi semi-militer di lingkungan kampus, tetapi wadah pembinaan karakter, disiplin, kepemimpinan, serta penguatan wawasan kebangsaan. Dan Mahasiswa NTT harus tampil sebagai benteng nilai kebangsaan sekaligus jembatan persaudaraan di tengah dinamika kawasan perbatasan,” ujar Melki.
Ia menambahkan, Menwa harus memadukan kecerdasan intelektual dengan ketangguhan mental dan fisik, sesuai semboyan Widya Castrena Dharma Siddha, yang berarti penyempurnaan pengabdian melalui ilmu pengetahuan dan ilmu keprajuritan. Gubernur Melki mendorong seluruh perguruan tinggi di NTT memiliki Menwa atau melakukan kolaborasi antarkampus agar mahasiswa dapat dibina melalui organisasi ini.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dankonas Menwa RI, Ahmad Riza Patria, yang menunjukkan dukungan pemerintah pusat terhadap pembinaan generasi muda di daerah perbatasan.
Sementara itu, Dankonas Menwa RI, Ahmad Riza Patria, menekankan sejarah dan peran Menwa sebagai komponen cadangan pertahanan negara serta agen pembangunan di masyarakat. “Menwa kini harus hadir ditengah-tengah masyarakat, mendampingi dan mendukung program-program pemerintah pusat hingga di pelosok desa dan berdampak bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Rektor Undana, Jefri S. Bale, berharap Menwa Mahadana dapat adaptif dalam perubahan, menuntut ilmu dengan baik, menjadi kader penggerak perubahan, serta terus berkontribusi bagi pembangunan desa dan bangsa.
Komandan Resimen Mahasiswa Mahadana NTT Periode 2025-2028, Fahmi Haji Abdullahi, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tanggung jawab dengan dedikasi, profesionalisme, dan patriotisme. Ia menegaskan bahwa Menwa akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi muda NTT dan menjaga persatuan bangsa.
Acara pelantikan juga dirangkaikan dengan pengangkatan Gubernur Melki Laka Lena menjadi anggota kehormatan Resimen Mahasiswa Mahadana NTT, yang ditandai dengan penyematan baret ungu oleh Dankonas Menwa RI sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah dan komponen cadangan pertahanan negara. (rls/DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....