Irigasi Kunci Penting Menuju Swasembada Pangan 2025
- 28 Jan 2025 21:06 WIB
- Kupang
KBRN, Rote: Pemerintah terus mengupayakan peningkatan produksi pangan untuk mencapai swasembada pada 2025. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperkuat sistem irigasi di lahan pertanian.
Irigasi mencakup kegiatan perencanaan, pembuatan, pengelolaan, dan pemeliharaan jaringan air. Fungsinya untuk mendistribusikan air secara teratur ke lahan pertanian, termasuk menangani kelebihan air melalui saluran drainase.
Data menunjukkan, sekitar 86 persen produksi beras nasional berasal dari sawah yang didukung sistem irigasi. Selain hujan, ketersediaan air juga sangat bergantung pada jaringan irigasi dan sumber daya air.
Kontribusi irigasi terhadap peningkatan produksi padi mencapai lebih dari 75 persen. Bersama varietas unggul dan pemupukan, irigasi menjadi elemen penting dalam upaya meningkatkan hasil pertanian nasional.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan pembangunan irigasi seluas dua juta hektare pada 2025. Dari total tersebut, 400 ribu hektare dikerjakan dengan bantuan irigasi perpompaan oleh jajaran TNI.
Sinergi antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum terus diperkuat. Kolaborasi ini memastikan sistem irigasi berjalan optimal demi mendukung peningkatan produksi pangan secara berkelanjutan.
Ketersediaan air irigasi menjadi faktor kunci keberhasilan swasembada pangan. Dengan perencanaan matang, diharapkan percepatan produksi pangan mampu memenuhi kebutuhan nasional di masa mendatang. (Sumber: BSIP Kementerian Pertanian, pertanian.go.id./Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....