Kemkomdigi Perkuat Transformasi Digital untuk Indonesia Inklusif

  • 16 Jan 2025 12:55 WIB
  •  Kupang

KBRN, Rote: Di bawah kepemimpinan Menteri Meutya Hafid sejak Oktober 2024, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menjalankan berbagai langkah strategis untuk mewujudkan transformasi digital inklusif. Langkah ini menekankan sinergi dan kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat di era digital.

Pondasi transformasi digital diawali dengan memperkuat konektivitas hingga pelosok negeri. Pada 2024, Kemkomdigi membangun 118 menara BTS di Papua. Program ini menargetkan 1.000 desa terpencil terhubung internet pada 2025, mendukung keadilan digital bagi seluruh masyarakat.

Ketika Gunung Lewotobi meletus pada November 2024, Kemkomdigi bergerak cepat memastikan komunikasi warga tetap berjalan. Bersama operator seluler, kuota internet gratis diberikan kepada murid, guru, dan masyarakat terdampak. Langkah ini menunjukkan komitmen menghadirkan solusi digital saat bencana.

Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2024 melatih 100 ribu talenta di bidang teknologi. Fokus pelatihan meliputi kecerdasan buatan, keamanan siber, dan analitik data. Pada 2025, Kemkomdigi menargetkan 200 ribu peserta, dengan perhatian khusus pada UMKM sebagai ujung tombak ekonomi digital.

Dalam dua bulan terakhir, Kemkomdigi memblokir 250 ribu konten judi online dan ribuan rekening bank ilegal. Upaya ini dilakukan untuk membersihkan ruang digital dari aktivitas ilegal. Bersama KemenPPPA, regulasi perlindungan anak dalam sistem elektronik sedang disusun demi ruang digital ramah anak.

Kolaborasi nasional dan global menjadi prioritas dalam pengembangan teknologi. Kemkomdigi bekerja sama dengan Jerman dan Jepang untuk mempercepat transformasi digital Indonesia. Langkah ini mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pemain utama di ekosistem digital global.

Transformasi digital inklusif ini menjadi bagian penting menuju Indonesia Emas 2045. Setiap program dirancang agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat. (Sumber: IG Kementerian Komdigi/Radja)MeutyaHafid

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....