Polda NTT dan Pemkab Sumba Barat Cari Solusi Menghormati Adat Lokal
- 16 Sep 2026 22:54 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID. Kupang - Polda NTT bersama Pemerintah Daerah Sumba Barat membuka ruang diskusi dan musyawarah secara terbuka untuk mencari solusi atas setiap permasalahan yang ada. Pendekatan ini tetap menghormati tata cara adat lokal tanpa mengesampingkan prosedur hukum yang berlaku.
Hal itu disampaikan Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., pasca pengungkapan kasus pencurian ternak di Kab Sumba Barat dimana salah satu tersangaka T.C tewas pada saat penangkapan.
"Polda NTT bersama Pemda Sumba Barat membuka pintu seluas-luasnya untuk berdialog dan bermusyawarah. Kami sangat menghormati nilai-nilai adat lokal, namun proses hukum tetap berjalan sesuai aturan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menahan diri, dan tidak merusak fasilitas umum maupun Mako yang pada dasarnya dibangun untuk melayani warga," pungkas Kabidhumas, Rabu 16 September 2026.
Kami meminta bantuan kepada seluruh lapisan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pihak keluarga untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar, dan bersama-sama menciptakan suasana yang menyejukkan. Percayakan seluruh proses penanganan hukum ini secara transparan kepada pihak Kepolisian.
Polri juga mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta elemen pemuda untuk saling merangkul dan bersinergi dalam menjaga kedamaian di Bumi Ladae Loko Rara.
"Kami meminta agar masyarakat tidak terprovokasi isu-isu yang menyesatkan. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan dan dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat, Polri menyediakan layanan call center 110. Silahkan hubungi, kami siap melayani masyarakat"pungkas Kabid Humas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....