Indonesia Puncaki Daftar Pengguna TikTok Terbanyak Dunia 2025

  • 09 Agt 2025 12:36 WIB
  •  Kupang

KBRN,Kupang: Bagaikan gelombang digital yang tak terbendung, platform TikTok telah menyapu seluruh penjuru Indonesia. Pada tahun 2025, fenomena ini mencapai puncaknya, menempatkan Indonesia di urutan pertama dalam daftar negara dengan pengguna TikTok terbanyak di dunia.

Sebuah laporan terbaru yang dirilis oleh We Are Social dan Meltwater pada Juli 2025 mengungkapkan bahwa populasi pengguna TikTok di Indonesia telah menembus angka 194,37 juta. Jumlah yang luar biasa ini tak hanya menempatkan Indonesia di urutan pertama secara global, tetapi juga menggeser kekuatan media sosial dari negara-negara raksasa seperti Amerika Serikat dan Brasil.

Pada pertengahan tahun 2025, TikTok diproyeksikan akan mencatatkan 1,94 miliar pengguna global. Ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari fakta bahwa hampir seperempat populasi dunia (23,5%) telah aktif di platform tersebut.

Pengaruh TikTok yang terus menguat ini sangat terasa di negara-negara berkembang, di mana penetrasi internet yang semakin tinggi menjadi pendorong utama pertumbuhan penggunanya. Setelah Indonesia, persaingan pengguna TikTok global menjadi semakin ketat.

Amerika Serikat menduduki peringkat kedua dengan 146,07 juta pengguna, disusul oleh Brasil yang berada di posisi ketiga dengan 122,63 juta pengguna. Di luar tiga besar, Meksiko dan Vietnam juga masuk dalam jajaran lima besar dengan jumlah pengguna masing-masing mencapai 94,61 juta dan 80,25 juta.

Popularitas TikTok juga melonjak di beberapa negara lain, seperti Pakistan (76,06 juta), Filipina (68,72 juta), dan Rusia (64,5 juta), yang menunjukkan ekspansi global platform ini. Menutup daftar sepuluh besar, Thailand dan Bangladesh masing-masing menyumbang 59,09 juta dan 54,09 juta pengguna aktif.

Penting untuk digarisbawahi jika data ini tidak memasukkan pengguna dari Tiongkok. Meskipun TikTok berasal dari sana, aplikasi yang beroperasi di Tiongkok memiliki nama berbeda, yaitu Douyin, dan dikelola secara terpisah dari TikTok.

Oleh karena itu, jumlah pengguna dari Tiongkok tidak tercatat dalam laporan ini. (AK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....