FCE 2026 Bawa Pesan Solidaritas untuk Pemulihan Flores

  • 28 Sep 2026 20:33 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Flobamorata Creative Expo (FCE) 2026 membawa pesan sosial di tengah kondisi masyarakat Flores yang terdampak bencana. Kegiatan tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya mendorong aktivitas ekonomi sekaligus menggalang kepedulian masyarakat terhadap proses pemulihan di wilayah terdampak.

Hal tersebut disampaikan Analis Fungsi Pelaksanaan dan Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif dan Syariah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Reza Lisembina Budiarjo, dalam dialog Sore Ceria Talk Space Pro 2 RRI Kupang, Senin 28 September 2026. FCE 2026 mengusung pesan “Berkarya, Bergerak, dan Peduli Bersama untuk Flores” dan akan digelar 2-4 Oktober 2026 di Lippo Plaza Kupang.

Reza menjelaskan, perubahan nama dari Exotic Tenun Fest menjadi Flobamorata Creative Expo dilakukan agar cakupan kegiatan tidak hanya berfokus pada tenun. Menurutnya, NTT memiliki berbagai komoditas unggulan lain seperti kopi, kuliner, kelor dan komoditas potensial lainnya yang dapat dikembangkan.

FCE kemudian dirancang dengan konsep yang menggabungkan ekonomi kreatif, UMKM, budaya dan kepedulian sosial. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi UMKM untuk naik kelas dan memperluas akses pasar, sekaligus memberikan dampak kepada masyarakat yang terdampak bencana di Flores.

Pesan solidaritas tersebut juga tercermin melalui subtema “Boka Ngire Ki Bere Ngire Ai", yang dimaknai sebagai ajakan untuk saling peduli dan menguatkan dalam proses bangkit. Reza menyebut pemulihan membutuhkan kerja sama, empati dan semangat untuk kembali tumbuh bersama.

Selain menghadirkan produk UMKM, FCE menyiapkan sejumlah mekanisme donasi. Qais menjelaskan, masyarakat dapat berpartisipasi melalui donasi uang menggunakan QRIS, donasi pakaian layak pakai serta mekanisme lelang produk tertentu dengan hasil penjualan yang diperuntukkan bagi kegiatan donasi.

Melalui konsep tersebut, FCE 2026 tidak hanya menempatkan masyarakat sebagai pengunjung. Masyarakat juga diberi ruang untuk ikut merayakan karya lokal, berbelanja produk UMKM sekaligus berkontribusi dalam gerakan kepedulian bagi masyarakat Flores yang sedang menjalani proses pemulihan. (HM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....