Mantan IT Sukses lewat Lemon Cake Andalan Baked By Mel
- 22 Jul 2026 08:00 WIB
- Kupang
RRRI.CO.ID, Kupang - Perjalanan merintis usaha kuliner sering kali lahir dari cerita yang tidak terduga. Hal tersebut dialami oleh Melly Nunuhitu, seorang mantan pekerja di bidang Teknologi Informasi (IT) yang kini sukses merintis usaha home bakery bernama Baked By Mel di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Kisah inspiratif tersebut dibagikan Melly saat menjadi narasumber dalam program siaran Obrolan Teras UMKM di Studio Pro 4 RRI Kupang pada Selasa, 21 Juli 2026.
Melly mengungkapkan, keputusannya terjun ke dunia baking berawal dari kondisi keluarga. Saat awal menetap di Kupang, ia sama sekali tidak memiliki latar belakang keahlian memasak maupun membuat kue. Namun, dorongan kuat muncul ketika sang buah hati memiliki riwayat alergi dan sensitivitas tinggi terhadap makanan.
"Saya benar-benar berangkat dari tidak bisa apa-apa. Begitu punya anak yang riwayat alerginya sensitif, saya usahakan buat makanan sendiri di rumah yang lebih safe untuk dia. Dari situ baru mulai belajar," ungkap Melly.
Usaha Baked By Mel mulai dirintis secara resmi pada kurun waktu 2021 hingga 2022. Dukungan penuh dari sang suami serta keluarga menjadi pemicu utama Melly memberanikan diri membuka pesanan secara komersial.
Langkah awalnya dimulai ketika sang adik menawarkan kesempatan kepada Melly untuk menyediakan snack box pada sebuah acara sekolah. Evaluasi dan ulasan positif dari para penikmat kue pertamanya itulah yang meyakinkan Melly bahwa hobi barunya dapat menghasilkan nilai ekonomi.
Meski saat ini masih bergerak sebagai single baker yang mengerjakan seluruh proses produksi secara mandiri, Melly mampu melayani pemesanan setiap hari dengan sistem Pre-Order (PO).
Adapun deretan produk unggulan yang ditawarkan mencakup kue-kue modern seperti Korean Cake, Cheesecake, hingga camilan gurih seperti Risol Mayo. Di antara seluruh menu, Lemon Cake menjadi produk paling laris (bestseller) yang paling dicari oleh pelanggan.
"Dulu waktu masih tinggal di Jakarta saya sangat suka lemon cake. Begitu pindah ke Kupang, menu itu tidak ada yang jual. Akhirnya saya belajar buat sendiri. Bahkan dulu saya sempat pesan buah lemon dari Surabaya dikirim via kapal laut hanya untuk trial resep," kenangnya.
Menjalankan bisnis kuliner di Kota Kupang diakui Melly memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait fluktuasi pasokan dan tingginya harga bahan baku premium seperti cream cheese dan heavy cream.
Kendati demikian, Melly berkomitmen untuk tidak mengganti komposisi bahan demi mempertahankan konsistensi rasa. Guna memastikan kualitas tetap segar, ia juga memilih memproduksi sendiri (homemade) bahan pelengkap seperti lemon curd dan selai buah (compote) dari buah asli.
"Bagi saya, pembeli tidak hanya melihat tampilan kue yang cantik, tapi rasanya juga harus memuaskan. Jadi uang yang dikeluarkan pelanggan terasa sepadan," tegasnya.
Untuk memperluas jangkauan pasar yang semula hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut dan Facebook, kini Melly mulai memanfaatkan platform TikTok melalui akun @melinunuhitu (Baked By Mel).
Melly pun menyimpan impian besar untuk dapat membesarkan usahanya, termasuk membuka outlet bakery sendiri di pusat Kota Kupang serta meningkatkan keterampilannya melalui kursus pembuatan roti secara profesional.
Menutup perbincangan, ia membagikan pesan motivasi bagi masyarakat yang ingin mulai melangkah di dunia usaha.
"Tidak ada kata terlambat untuk memulai segala sesuatu. Seperti kata Bob Sadino, usaha yang berhasil itu adalah usaha yang dimulai, bukan hanya direncanakan. Mulai saja dan sesuaikan dengan kapasitas diri," tutur Melly. (TT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....