Porang, Tanaman Bernilai Ekonomi bagi Rakyat NTT
- 22 Sep 2026 09:19 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Porang merupakan tanaman umbi-umbian yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, porang juga memiliki nilai ekonomi karena mengandung glukomanan, yaitu serat alami yang banyak digunakan dalam industri pangan dan berbagai produk olahan.
Umbi porang dapat diolah menjadi tepung atau bahan baku makanan seperti mi dan beras shirataki. Kandungan glukomanannya juga membuat porang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pengental dan pembentuk tekstur dalam industri makanan.
Di NTT, porang telah dikembangkan di sejumlah wilayah, termasuk Flores dan Sumba. Potensi ini menjadi peluang bagi masyarakat, khususnya petani, untuk mengembangkan tanaman porang sebagai salah satu sumber pendapatan.
Tidak hanya menjual umbi, porang dapat memberikan nilai tambah apabila diolah menjadi chip porang atau tepung porang. Dengan adanya pengolahan di daerah, rantai ekonomi dapat melibatkan petani, pengepul, pelaku UMKM hingga industri pengolahan.
Pengembangan porang juga dapat membuka peluang usaha baru dan menciptakan lapangan pekerjaan di pedesaan.
NTT memiliki lahan pertanian yang luas dan sejumlah wilayah yang telah mengembangkan porang. Jika budidayanya dilakukan secara terarah dan didukung dengan pasar yang jelas, porang berpotensi menjadi salah satu komoditas yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Karena itu, pengembangan porang tidak hanya berbicara tentang menanam dan menjual umbi, tetapi juga bagaimana membangun ekosistem dari petani hingga industri pengolahan.
Dengan pengelolaan yang baik, porang dapat menjadi salah satu tanaman yang membantu meningkatkan pendapatan petani sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat NTT.(TP)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....