Anugerah Bakery Kupang: Konsistensi Jadi Kunci Sukses

  • 27 Jun 2026 12:10 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Perjalanan panjang dan penuh dedikasi menjadi kunci keberhasilan Fira, pemilik usaha rumahan Anugerah Bakery, dalam mempertahankan usahanya di tengah persaingan kuliner yang kian ketat di Kota Kupang. Kisah inspiratif tersebut ia bagikan dalam Obrolan Teras UMKM Pro 4 RRI Kupang pada Kamis, 25 Juni 2026.

Dalam wawancara tersebut, Fira menceritakan bagaimana usahanya yang berlokasi di wilayah Jalur 40, Kota Kupang, telah dirintis selama puluhan tahun. Ia menuturkan bahwa nama "Anugerah" dipilih sebagai bentuk rasa syukur atas campur tangan Tuhan dalam setiap langkah pengembangan usahanya.

Fira menjelaskan bahwa pada awal berdiri, Anugerah Bakery hanya fokus memproduksi jajanan pasar konvensional dengan sistem pemasaran dari mulut ke mulut. Namun, melihat perkembangan pasar dan kebutuhan konsumen, ia mulai melakukan transformasi dengan merambah platform media sosial.

"Awalnya hanya jajanan pasar dan katering jika ada pesanan. Namun, dengan memanfaatkan media sosial dan fitur live streaming, jangkauan pasar kami menjadi lebih luas. Ini sangat efektif dibandingkan hanya mengandalkan penjualan luring," ujar Fira.

Ia mengakui bahwa penggunaan media sosial menjadi strategi utama dalam mempromosikan produknya, seperti kue susu, bolu pisang, hingga donat, yang kini menjadi menu andalan atau bestseller di Anugerah Bakery.

Seperti banyak pelaku UMKM lainnya, Anugerah Bakery tidak luput dari tantangan besar. Saat pandemi COVID-19 melanda, usaha tersebut sempat mengalami kelesuan yang memaksa Fira untuk menutup usahanya selama kurang lebih enam bulan.

"Tentu ada masa sulit. Sebagai manusia, ada rasa lelah dan keinginan untuk menyerah. Namun, dorongan dari keluarga dan anak-anak membuat saya bangkit kembali," ungkap Fira. Saat ini, operasional Anugerah Bakery dijalankan secara mandiri oleh Fira dibantu oleh anggota keluarganya, tanpa menggunakan tenaga kerja luar.

Meski pesanan kini mengalir setiap hari dari pagi hingga malam, Fira mengakui adanya kendala teknis dalam operasional. Keterbatasan peralatan produksi, seperti masih digunakannya mixer manual dan kapasitas oven yang minim, sering kali menjadi hambatan saat menerima pesanan dalam jumlah besar.

Menutup obrolan, Fira memberikan pesan motivasi bagi pelaku usaha pemula di Kota Kupang. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan keteguhan hati dalam menjalankan bisnis.

"Tetap konsisten dan terus berusaha. Jangan takut untuk memulai, karena segala sesuatu sudah ada yang mengatur. Jika punya keinginan yang kuat, pasti usaha itu akan berkembang," pungkasnya.

Hingga kini, Fira terus berharap agar usahanya dapat terus berkembang, tidak hanya dalam jangkauan pasar, tetapi juga dalam peningkatan kapasitas produksi agar dapat melayani pelanggan dengan lebih baik lagi. (TT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....