Tantangan Produksi Usaha VCO Lokal

  • 30 Jan 2026 15:52 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Rote Ndao-Penyandang disabilitas pelaku usaha di Kabupaten Rote Ndao masih menghadapi tantangan dalam proses produksi dan pemasaran. Keterbatasan alat dan akses pasar menjadi kendala yang kerap ditemui dalam pengembangan usaha.

Pelaku usaha penyandang disabilitas, Meriana Ndun, mengungkapkan hal tersebut saat menjadi narasumber secara daring di dialog RRI Pro 1 Rote yang disiarkan Sabtu (17/1/2026). Dalam dialog itu, ia menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO).

“Produksi masih kami lakukan secara sederhana dengan alat terbatas,” katanya. Kondisi tersebut memengaruhi kapasitas produksi yang belum bisa ditingkatkan secara maksimal.

Meriana menuturkan, selain produksi, pemasaran juga menjadi tantangan tersendiri bagi usaha yang dijalani. Keterbatasan jaringan dan akses promosi membuat produk belum menjangkau pasar yang lebih luas.

“Pemasaran masih dilakukan dari mulut ke mulut,” ujarnya. Cara tersebut dinilai efektif di lingkup terbatas, tetapi belum mampu mendorong peningkatan penjualan secara signifikan.

Ia menjelaskan, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat untuk terus belajar dan beradaptasi. Upaya perbaikan kualitas produk dan kemasan terus dilakukan agar produk VCO memiliki daya saing.

Menurutnya, dukungan pelatihan dan akses pemasaran sangat dibutuhkan untuk membantu pelaku usaha disabilitas berkembang. Dukungan tersebut dinilai dapat memperluas pasar dan meningkatkan keberlanjutan usaha.

Melalui usaha yang dijalani, Meriana berharap tantangan produksi dan pemasaran dapat diatasi secara bertahap. Ketekunan dan dukungan lingkungan dinilai menjadi kunci keberlangsungan usaha. (NLL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....