Tips Mengatur Belanja Hemat untuk Menu Sahur dan Berbuka
- 28 Feb 2026 05:35 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Bulan Ramadan sering kali membuat pengeluaran rumah tangga meningkat. Godaan takjil, promo makanan, hingga keinginan menyajikan menu istimewa setiap hari bisa membuat anggaran membengkak. Padahal, dengan perencanaan yang tepat, belanja untuk sahur dan berbuka tetap bisa hemat tanpa mengurangi kualitas gizi keluarga.
Berikut beberapa tips mengatur belanja hemat selama Ramadan.
1. Buat Rencana Menu Mingguan
Langkah pertama yang paling penting adalah menyusun menu sahur dan berbuka selama satu minggu. Dengan daftar menu yang jelas, Anda bisa:
- Menghindari belanja impulsif
- Membeli bahan sesuai kebutuhan
- Mengurangi risiko makanan terbuang
Pilih menu sederhana namun bergizi, seperti:
- Sahur: telur, tempe, sayur bening, ayam suwir
- Berbuka: kolak pisang, sup ayam, tumis kangkung
Perencanaan adalah kunci utama penghematan.
2. Susun Daftar Belanja dan Patuhi
Setelah menu dibuat, tuliskan daftar belanja secara rinci. Pisahkan bahan pokok, lauk, sayuran, dan bahan takjil. Saat berada di pasar atau supermarket, usahakan fokus pada daftar tersebut agar tidak tergoda membeli yang tidak direncanakan.
Tips tambahan:
- Jangan belanja saat lapar
- Bandingkan harga sebelum membeli
- Pilih bahan lokal yang lebih terjangkau
3. Prioritaskan Bahan Serbaguna
Agar lebih hemat, pilih bahan yang bisa diolah menjadi beberapa menu berbeda. Contohnya:
- Ayam: bisa jadi sup, ayam goreng, atau ayam suwir
- Telur: untuk sahur, campuran sayur, atau lauk berbuka
- Tempe dan tahu: bisa digoreng, ditumis, atau dibuat sambal
Bahan serbaguna membantu menghemat pengeluaran sekaligus memudahkan variasi menu.
4. Batasi Jajan Takjil di Luar
“War takjil” memang menggoda, apalagi saat menjelang magrib. Namun jika terlalu sering membeli di luar, pengeluaran bisa membengkak.
Cobalah membuat takjil sederhana di rumah seperti:
- Es buah
- Kolak pisang
- Puding
- Gorengan buatan sendiri
Selain lebih hemat, kebersihannya juga lebih terjamin.
5. Manfaatkan Promo dengan Bijak
Promo Ramadan memang banyak, tetapi tetap harus bijak. Belilah produk diskon yang memang dibutuhkan dan memiliki masa simpan cukup lama seperti beras, minyak, gula, atau sirup.
Hindari membeli dalam jumlah besar jika tidak benar-benar diperlukan.
6. Masak Secukupnya
Salah satu pemborosan terbesar saat Ramadan adalah makanan berlebih yang akhirnya terbuang. Masaklah sesuai porsi keluarga. Jika ada sisa, simpan dengan baik dan olah kembali untuk menu berikutnya.
Contohnya:
- Sisa ayam goreng bisa disuwir untuk nasi goreng sahur
- Sayur sop bisa dipanaskan kembali untuk makan malam
7. Tetapkan Anggaran Khusus Ramadan
Buat batas pengeluaran mingguan untuk belanja dapur. Dengan anggaran yang jelas, Anda lebih mudah mengontrol keuangan dan tetap bisa menyisihkan dana untuk kebutuhan lain seperti zakat dan sedekah.
Mengatur belanja hemat untuk sahur dan berbuka bukan berarti mengurangi kualitas makanan. Justru dengan perencanaan yang baik, keluarga tetap bisa menikmati hidangan bergizi tanpa harus boros.
Ramadan adalah bulan penuh berkah. Bijak dalam mengatur pengeluaran juga menjadi bagian dari menjaga keberkahan tersebut. Dengan belanja yang terencana, puasa pun terasa lebih tenang, nyaman, dan penuh makna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....