Wabup Dorong Dukungan DPRD untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
- 15 Sep 2026 11:28 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Pemerintah Kabupaten Sumba Timur terus mempersiapkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai salah satu program strategis di bidang pendidikan yang diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas. Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani, S.Kom., M.AP. di Waingapu, Senin, 14 September 2026 mengatakan, program tersebut merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang dirancang sebagai satu ekosistem pendidikan dengan mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu tata kelola serta proses pembelajaran yang berkelanjutan.
Yonathan menjelaskan, Sekolah Nasional Terintegrasi berbeda dengan Sekolah Rakyat yang berada di bawah Kementerian Sosial. Sekolah Nasional Terintegrasi berada langsung di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan didukung fasilitas pendidikan yang representatif, pengembangan talenta dan karakter peserta didik, serta penguatan kompetensi siswa. Kehadiran sekolah tersebut di Sumba Timur diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperoleh layanan pendidikan yang lebih baik.
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur telah menyiapkan lahan yang merupakan aset pemerintah daerah dengan luas sekurang-kurangnya 20 hektare. Lahan tersebut berlokasi di Kelurahan Kambaniru, Kecamatan Kambera, dan telah dipersiapkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Menurut Yonathan, penyediaan lahan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dalam mendukung pelaksanaan program nasional di daerah, sekaligus memastikan kesiapan pemerintah daerah terhadap berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Yonathan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur saat ini telah melengkapi berbagai persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan untuk mendukung terwujudnya pembangunan sekolah tersebut. Salah satu dokumen yang dipersyaratkan adalah surat dukungan dari DPRD Kabupaten Sumba Timur terhadap rencana penyediaan dan hibah lahan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Karena itu, pemerintah daerah mengharapkan dukungan pimpinan dan seluruh anggota DPRD agar proses administrasi dapat segera dilengkapi dan disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Ia menegaskan, dukungan DPRD dan persetujuan hibah merupakan dua dokumen yang berbeda dalam proses pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi. Pemerintah daerah nantinya akan menghibahkan tanah kepada kementerian untuk kepentingan pembangunan sekolah. Setelah pembangunan selesai, aset tersebut akan dihibahkan kembali kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dan selanjutnya dicatat sebagai aset pemerintah daerah. Pembangunan sekolah ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar 150 miliar rupiah, sehingga sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat dinilai menjadi bagian penting dalam merealisasikan program tersebut.
Wakil Bupati berharap pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Sumba Timur. Melalui sekolah tersebut, pemerintah daerah berharap lahir generasi yang unggul, berkarakter, memiliki kompetensi, serta mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang. Yonathan menambahkan, dukungan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD akan memperkuat komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya visi Kabupaten Sumba Timur yang harmonis, unggul, mandiri, berbudaya, dan berkelanjutan. (YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....