Wabup Hadiri Paripurna DPRD Sumba Barat Penutupan Masa Sidang III
- 09 Sep 2026 12:10 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba – Wakil Bupati Sumba Barat, Thimotius Tede Ragga, S.Sos., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumba Barat dalam rangka Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 dan Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027, Rabu 9/9/2026. Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat, Charles Peka Dede Tenanolo, S.AP., didampingi Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD.
Rapat paripurna turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda, S.Sos., para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Sumba Barat. Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan tugas DPRD sekaligus mempersiapkan agenda kerja pada masa persidangan berikutnya.
Dalam sambutannya, Charles Tenanolo menegaskan bahwa penutupan masa persidangan bukan sekadar penanda berakhirnya agenda DPRD, tetapi menjadi momentum refleksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan fungsi legislatif. Setiap keputusan dan kebijakan yang dibahas DPRD, menurutnya, harus bermuara pada manfaat nyata bagi masyarakat Sumba Barat.
Ketua DPRD juga menyampaikan keprihatinan terhadap musibah gempa bumi yang menimpa masyarakat Flores serta mengajak seluruh peserta rapat mendoakan para korban dan masyarakat terdampak. Selain itu, ia mengecam kasus kekerasan seksual terhadap anak didik yang diduga melibatkan oknum guru di salah satu sekolah di Sumba Barat dan meminta pemerintah serta pihak terkait segera memberikan pendampingan, pemulihan, serta langkah pencegahan.
Memasuki masa persidangan baru, DPRD Sumba Barat menekankan penguatan tiga fungsi utama, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan. Charles menyebut pengawasan bukan untuk mencari kesalahan pemerintah, melainkan memastikan amanah rakyat dilaksanakan dengan baik.
Di tengah efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal daerah, pemerintah dan DPRD diminta lebih selektif menetapkan prioritas, terutama pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi, pelayanan publik, dan perlindungan sosial.
Kehadiran Wakil Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menunjukkan komitmen memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif. Ketua DPRD juga mengapresiasi kerja seluruh pihak dalam pembangunan daerah, termasuk capaian Pemerintah Kabupaten Sumba Barat yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kelima kalinya secara berturut-turut atas LKPD tahun 2026. Sinergi kedua lembaga diharapkan terus diarahkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....