Wabup Apremoi Perkuat Pemberdayaan Lansia melalui Ekonomi Kreatif

  • 10 Sep 2026 07:08 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Wakil Bupati Rote Ndao sekaligus Ketua Komda Lansia Kabupaten Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, melaksanakan kegiatan Bina Kelompok Lansia (BKL) di Dusun Ndudale, Desa Baadale, Rabu, 9 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemberdayaan lansia melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Apremoi menyampaikan komitmen untuk membantu penyerapan produk kerajinan yang dihasilkan para lansia. Ia mengatakan, produk yang dihasilkan para lansia, hasil penjualannya akan langsung diterima oleh para pembuatnya.

"Disini banyak kerajinan yang dihasilkan oleh para Lansia, diantaranya produk topi, nyiru, tenun, hingga sabun hasil produksi lokal. Ada satu lagi yang Mama Wakil mau gagas, nanti kita buat sapu. Sapu ini nanti bapak mama buat, buat berapa banyak pun Mama Wakil yang akan carikan pasar. Ini Mama Wakil tidak berdagang tetapi Mama Wakil yang akan carikan pasar supaya contoh papa mama produksi berapapun habis produksi uang langsung ke papa mama," ucap Wabup Apremoi.

Untuk memperluas pemasaran, Wabup Apremoi berencana melibatkan mahasiswa asal Rote Ndao yang berada di Kupang. Langkah tersebut diharapkan memberikan kepastian pasar sekaligus menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi warga lanjut usia di Baadale.

Selain pengembangan ekonomi kreatif, Wabup Apremoi juga menggagas pembentukan Sekolah Lansia melalui kolaborasi lintas sektor. Sekolah tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para lansia untuk belajar, mengembangkan keterampilan dan meningkatkan kemandirian.

Menurut Wabup Apremoi, para lansia tidak hanya membutuhkan wadah untuk berkumpul dan berolahraga melalui kegiatan senam rutin. Mereka juga perlu diberikan ruang untuk tetap produktif dan berdaya sesuai dengan kemampuan serta potensi yang dimiliki.

Pemberdayaan melalui ekonomi kreatif menyasar berbagai keterampilan lokal yang selama ini belum sepenuhnya mendapatkan akses pasar. Dengan dukungan pemasaran dan distribusi yang lebih terarah, produk kerajinan lansia Baadale diharapkan mampu menjangkau pasar lebih luas, termasuk di luar Kabupaten Rote Ndao. (LA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....