Bapas Waikabubak Perkuat Sinergi Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

  • 09 Sep 2026 12:05 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Waikabubak menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Kelayan Binter dalam rangka mewujudkan reintegrasi sosial bagi klien pemasyarakatan di Kabupaten Sumba Barat, Selasa, 8 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong para klien agar mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang produktif, mandiri, dan berdaya.

Melalui kegiatan tersebut, Bapas Waikabubak memperkuat sinergi dengan berbagai instansi terkait dalam mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan. Sejumlah unsur yang terlibat antara lain Pemerintah Daerah, camat, kepala desa, TNI melalui Babinsa, Polri melalui Bhabinkamtibmas, Dinas Sosial, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

FGD digelar sebagai wadah untuk mendengarkan secara langsung aspirasi, masukan, serta kondisi yang dihadapi masyarakat dalam proses menerima kembali klien pemasyarakatan. Forum ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam memberikan pendampingan serta pembinaan secara berkelanjutan.

Dalam diskusi tersebut, berbagai kendala yang berpotensi menghambat proses reintegrasi turut menjadi perhatian. Di antaranya adalah keterbatasan kesempatan kerja, stigma sosial terhadap klien pemasyarakatan, serta kebutuhan pemberdayaan agar mereka dapat berkontribusi secara positif di lingkungan tempat tinggalnya.

Penguatan koordinasi antar instansi diharapkan mampu membuka lebih banyak ruang berkarya dan kesempatan bagi para klien untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Dukungan pemerintah dan masyarakat dinilai penting agar proses kembali ke lingkungan sosial dapat berjalan dengan baik serta memberikan kesempatan kepada klien untuk membangun kehidupan yang lebih produktif.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, program Kelayan Binter di tingkat kecamatan dan desa diharapkan dapat berjalan secara optimal di Kabupaten Sumba Barat. Sinergi berbagai pihak tersebut diharapkan mampu menjadikan Sumba Barat sebagai salah satu contoh daerah yang berhasil menerima, membina, dan memberdayakan kembali warganya agar menjadi pribadi yang lebih baik. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....