Sebanyak 78 Kasus Kebakaran Lahan Terjadi di Kota Kupang

  • 29 Jun 2026 07:22 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mencatat sebanyak 78 kasus terjadi selama periode Januari hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, kejadian didominasi oleh kebakaran lahan yang meningkat seiring kondisi kemarau kering dan angin kencang.

“Kami mencatat ada tiga kejadian besar yang mendominasi. Pertama kebakaran lahan kering sebanyak 49 kali, kedua kebakaran rumah dan dapur 6 kali, dan sampah ada 3 kali,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Peningkatan SDM, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang, Frits Kodji dalam Obrolan Bapote Pro4 RRI Kupang, Sabtu, 27 Juni 2026.

Frits Kodji menjelaskan bahwa berdasarkan data Kelurahan Kelapa Lima merupakan wilayah dengan jumlah kejadian kebakaran tertinggi sebanyak 22 kasus. Sementara itu, Kecamatan Oebobo menempati urutan kedua sebagai wilayah dengan jumlah 16 kasus kebakaran selama semester pertama 2026.

Untuk Kecamatan Alak, Dikatakan Frits, sebanyak 15 kejadian yang ditangani Dinas Pemadam kebakaran Kota Kupang. Menurutnya Kelurahan Alak dan Penkase juga menyumbang kebakaran dengan total kejadian sebanyak 15 kasus yang ditangani petugas.

“Kebanyakan disebabkan karena lahan, rumput-rumput dari musim hujan kemarin tidak dibersihkan akhirnya memicu terjadinya kebakaran,” ujar Frits Kodji.

Kabid Pencegahan dan Peningkatan SDM, Frits Kodji, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai bahaya kebakaran akibat korsleting Listrik yang dapat terjadi. Masyarakat diimbau untuk melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala. baik di rumah atau tempat usaha, guna mencegah terjadinya kebakaran.

“Itu juga penting untuk diperhatikan karena tahun lalu masih banyak kejadian. Kami juga mengimbau masyarakat untuk secara berkala melihat instalasi Listrik karena kalau sudah 5 tahun itu potensi kerusakan sangat besar,” ujar Frits Kodji.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....