Sambut Hari Buruh, PLN Terangi Dusun Trans Halituku di Garda Terdepan NKRI

  • 30 Apr 2026 13:02 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Dusun Trans Halituku, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu. Menjelang peringatan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei mendatang, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang resmi merampungkan pembangunan Jaringan Listrik Desa (Lisdes) di wilayah tersebut.

Keberhasilan ini ditandai dengan selesainya proses commissioning test atau uji fungsi jaringan di Belu, Selasa 28 April 2026. Hadirnya listrik di dusun yang terletak di beranda terdepan negeri ini merupakan buah manis dari kolaborasi solid antara PLN UP2K Kupang, PLN ULP Atambua, mitra kerja, serta dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh warga desa.

Daniel Fahik, salah satu warga Dusun Trans Halituku, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat melihat tiang-tiang listrik kini telah berdiri tegak dan siap mengalirkan energi ke rumahnya.

“Hari ini pekerjaan pembangunan jaringan listrik di dusun kami sudah selesai. Kami sangat berterima kasih kepada PLN NTT yang sudah membawa terang ke tempat kami. Ini adalah mimpi yang jadi nyata bagi kami di sini,” ujar Daniel penuh haru.

Untuk melistriki Dusun Trans Halituku, PLN telah membangun infrastruktur yang cukup menantang, meliputi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 1,35 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,45 kms, serta 1 unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, mengatakan, pencapaian ini merupakan kado spesial sekaligus refleksi dari dedikasi para pejuang kelistrikan dalam momentum Hari Buruh.

"Keberhasilan menerangi Dusun Trans Halituku di penghujung April ini adalah bukti nyata kerja keras seluruh insan PLN dan mitra kerja di lapangan. Semangat ini sejalan dengan makna Hari Buruh, di mana dedikasi dan keringat para pekerja kami dedikasikan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok. Kami percaya, dengan kerja keras yang tulus, listrik bukan sekadar penerang, tapi motor penggerak keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Eko.

Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP2K Kupang, Albertus Koko Hendriyanto, mengakui bahwa proses pembangunan di lapangan kerap diperhadapkan pada cuaca ekstrem yang menghambat mobilisasi material. Namun, berkat sinergi semua pihak, hambatan tersebut dapat teratasi.

"Perjalanan pembangunan jaringan ini tidaklah mudah. Perlu kerja sama dan bantuan dari berbagai pihak. Kami berharap hadirnya listrik ini bisa membuka akses baru bagi pendidikan anak-anak kita, meningkatkan produktivitas ekonomi warga, dan menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat di semua sektor," tutur Koko.

Dengan masuknya listrik ke Dusun Trans Halituku, PLN terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses energi yang inklusif, memastikan tidak ada satu pun desa yang tertinggal dalam kegelapan, demi mewujudkan NTT yang semakin terang dan mandiri secara energi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....