Wujudkan Akses Energi, PLN Lakukan Penyalaan Listrik Perdana di Desa Waepana

  • 24 Jul 2026 17:14 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Harapan masyarakat Desa Waepana I, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada untuk menikmati akses listrik akhirnya terwujud. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bajawa resmi melakukan penyalaan perdana listrik di desa tersebut Senin, 20 Juli 2026.

Momen bersejarah ini menandai beroperasinya jaringan listrik yang baru saja selesai dibangun dan telah melewati uji kelayakan operasi (commissioning test) pada Mei lalu. Penyalaan perdana ini disambut dengan penuh antusias warga setempat.

Turut hadir dalam kesempatan itu jajaran Pemerintah Kabupaten Ngada, manajemen PLN, serta tokoh masyarakat yang bersyukur atas hadirnya terang di desa mereka. Tidak sekadar menghadirkan terang, momentum ini juga dimanfaatkan tim PLN ULP Bajawa untuk memperkenalkan kemudahan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile.

Selain itu, warga juga diberikan edukasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan, seperti penggunaan instalasi yang memenuhi standar SNI, pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik, hingga cara mengakses layanan pasang baru, tambah daya, dan pelaporan gangguan hanya melalui sentuhan jari.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan, perluasan akses energi adalah wujud komitmen nyata PLN dalam memberikan keadilan kelistrikan bagi seluruh masyarakat. Menurut Eko, Listrik bukan sekadar penerangan, melainkan fondasi utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Melalui Program Listrik Desa, PLN terus berupaya memastikan saudara-saudara kita di wilayah terpencil dapat menikmati akses listrik yang andal dan berkelanjutan. Kami sangat yakin, kehadiran listrik ini akan membuka lebih banyak peluang bagi peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pergerakan roda ekonomi di Nusa Tenggara Timur," ujar Eko.

Senada dengan hal tersebut, Manager PLN ULP Bajawa, Dwi Prasetya Utomo, mengatakan, penyalaan perdana ini adalah langkah awal pelayanan PLN sekaligus momen untuk membangun budaya penggunaan listrik yang aman di lingkungan rumah tangga.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan listrik secara optimal sekaligus memahami potensi bahayanya. Sebab listrik adalah infrastruktur dasar yang sangat krusial.

"Harapannya, akses ini mampu mendorong tumbuhnya usaha produktif warga, menunjang jam belajar anak-anak di malam hari, serta mempercepat kemajuan Desa Waepana I," kata Dwi.

Sementara itu, Bupati Ngada, Raymundus Bena, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen PLN yang terus bergerilya melistriki pedesaan di wilayahnya. Ia mengungkap, hadirnya listrik di Desa Waepana I merupakan momentum penting untuk melompat menuju kemajuan.

"Kami mengapresiasi kerja keras PLN dan mengajak seluruh warga untuk merawat fasilitas ini serta memanfaatkan energi listrik secara bijaksana, aman, dan produktif. Mari jadikan terang ini sebagai pendorong kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan demi kesejahteraan bersama," ujar Raymundus.

Pencapaian ini merupakan buah kolaborasi yang solid antara PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores di sisi pembangunan infrastruktur dan PLN ULP Bajawa di sisi pelayanan pelanggan serta edukasi masyarakat. Kehadiran listrik di Desa Waepana I menjadi bukti nyata bahwa bagi PLN, listrik tidak hanya sekadar menyala di rumah, tetapi juga menyalakan harapan untuk masa depan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....