PT MSM Perkuat Pendidikan Vokasi melalui Kelas Sumba Manis
- 02 Okt 2026 09:54 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba – PT Muria Sumba Manis (MSM) memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Sumba Timur melalui peresmian Kelas Sumba Manis di SMK Negeri 2 Waingapu, Kamis, 1 Oktober 2026. Program tersebut merupakan bagian dari Pilar CSR EduAction dan menjadi tindak lanjut kerja sama MSM dengan SMKN 2 Waingapu yang diawali melalui penandatanganan MoU pada 17 Juni 2025.
Peresmian Kelas Sumba Manis ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, S.T., M.T., yang disaksikan Wakil Bupati Sumba Timur, Komisaris dan Managing Director MSM, serta Kepala SMKN 2 Waingapu. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran manajemen MSM sebagai tanda dimulainya pemanfaatan fasilitas pembelajaran vokasi tersebut.
Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali mengatakan, kehadiran kelas vokasi ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan siswa agar memiliki keterampilan yang dapat diterapkan di dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya menyediakan sarana sekolah, tetapi juga harus didukung sistem pembelajaran yang mampu membekali siswa dengan keterampilan sesuai kebutuhan industri.
Bupati menyampaikan, pemerintah daerah memiliki berbagai keterbatasan dalam penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, sehingga dukungan dunia usaha menjadi sangat penting. Ia mengapresiasi MSM yang tidak hanya membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat, tetapi juga ikut mempersiapkan sumber daya manusia lokal agar memiliki kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan dunia kerja.
Melalui Kelas Sumba Manis, MSM memberikan dukungan pada Jurusan Teknik Kendaraan Ringan melalui modernisasi ruang kelas, workshop dan ruang simulator yang dilengkapi peralatan pembelajaran berteknologi modern. Dukungan juga diberikan kepada Jurusan Teknik Konstruksi dan Perumahan berupa peralatan praktik, sementara guru dan siswa mendapat pendampingan serta pelatihan agar mampu memanfaatkan peralatan dan mengembangkan kompetensi sesuai perkembangan teknologi.
Kepala SMKN 2 Waingapu Nikodemus B. Umbu Pati, S.T., menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia mengatakan, bantuan MSM bukan sekadar penyediaan fasilitas sekolah, tetapi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi peserta didik melalui pembelajaran yang lebih efektif dan berbasis praktik.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan vokasi membutuhkan kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sementara itu, Managing Director PT Muria Sumba Manis Budi Hediana mengatakan, kolaborasi dunia usaha dan dunia pendidikan perlu dibangun secara berkelanjutan agar memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa dan masyarakat.
Selain fasilitas pembelajaran, kerja sama juga mencakup penyesuaian kurikulum, penguatan kapasitas guru dan siswa, serta kesempatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan MSM. Melalui Kelas Sumba Manis, MSM berharap siswa SMKN 2 Waingapu semakin siap menghadapi dunia kerja sekaligus turut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumba Timur .
MSM mengembangkan Kelas Sumba Manis untuk Jurusan Teknik Kendaraan Ringan melalui modernisasi ruang kelas, ruang workshop, dan ruang simulator yang dilengkapi dengan peralatan pembelajaran berteknologi modern. Berbagai fasilitas dan peralatan tersebut dihadirkan untuk memperkuat pembelajaran berbasis praktik, sehingga siswa dapat mengembangkan kompetensi sekaligus menghasilkan karya dan produk yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Tidak itu saja, dukungan kepada SMKN 2 Waingapu juga diberikan kepada Jurusan Teknik Konstruksi dan Perumahan melalui penyediaan peralatan pembelajaran yang mendukung proses praktik dan pengembangan kompetensi siswa. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup penguatan kapasitas guru dan siswa.
MSM menghadirkan konsultan untuk mendampingi dan memberikan pelatihan kepada guru dan siswa dalam memahami penggunaan peralatan serta mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Pembelajaran di Kelas Sumba Manis juga didukung melalui penyesuaian kurikulum agar semakin relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.
Kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri turut menjadi bagian dari kerja sama ini melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL) di MSM. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal praktik kerja, budaya industri, serta penerapan kompetensi yang mereka pelajari
Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani mengatakan, peresmian Kelas Sumba Manis merupakan bentuk kolaborasi untuk membangun masa depan generasi muda. Ia berharap fasilitas yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh siswa dan menjadi model kolaborasi yang dapat dikembangkan di sekolah lainnya.
“Kita berharap hal-hal seperti ini bisa bukan cuma di satu tempat, tapi di beberapa tempat,” ujarnya. (Humas PT MSM/YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....