YLAI Perluas Program Membaca Berimbang ke 20 Sekolah di Sumba Timur
- 10 Jun 2026 08:11 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Government and Advokasi Officer Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI), Mikael Lela Saduk Leuape, mengatakan kegiatan sosialisasi Program Membaca Berimbang yang berlangsung di SD Inpres Kallu, Waingapu, diperuntukkan bagi 10 sekolah baru yang telah masuk dalam dokumen kerja sama antara pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur sejak tahun 2025. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman awal kepada para kepala sekolah mengenai pendekatan program yang akan diterapkan, Waingapu, Selasa, 9 Juni 2026.
Menurut Mikael, kegiatan ini juga bertujuan membangun komitmen bersama para kepala sekolah dalam mengawal pelaksanaan Program Membaca Berimbang di sekolah masing-masing. Salah satu fokus utama adalah mendorong kepala sekolah mengorganisasi guru untuk menyiapkan ruang kelas yang literat serta menata pojok baca yang mendukung proses pembelajaran.
Ia menjelaskan, kerja sama yang dibangun pada tahun 2025 mencakup 20 sekolah. Sebanyak 10 sekolah telah lebih dahulu menjalankan program sejak tahun 2025 dan akan berlanjut hingga Desember 2027. Sementara itu, 10 sekolah baru akan mulai mengimplementasikan program pada Juli 2026 hingga Desember 2027.
Dengan demikian, total sekolah sasaran Program Membaca Berimbang yang didampingi YLAI di Kabupaten Sumba Timur mencapai 20 sekolah. Program ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan literasi membaca siswa, khususnya pada jenjang sekolah dasar kelas 1 hingga kelas 3.
Mikael menegaskan bahwa penguatan kemampuan membaca sejak dini sangat penting agar siswa memiliki fondasi literasi yang kuat. Dengan kemampuan membaca yang baik, peserta didik akan lebih siap menerima materi pembelajaran saat memasuki jenjang kelas yang lebih tinggi,"tegasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Muhammadiyah Waingapu, Nur Aini Abbas, S.Pd, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, Program Membaca Berimbang sangat membantu sekolah dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa.
Ia berharap kegiatan dan pelatihan dari YLAI dapat terus dilanjutkan sehingga seluruh siswa, khususnya di kelas rendah, mampu membaca dengan lancar dan tidak ada lagi anak yang mengalami kesulitan membaca. (YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....